Suara.com - Sebagai bentuk dukungan dan komitmen terhadap pendidikan dan kemandirian anak-anak berkebutuhan khusus atau down syndrome, PT Rekayasa Industri (Rekind) menyerahkan bantuan sarana pendidikan kepada Sekolah Khusus Insan Anugerah.
Bantuan ini merupakan perwujudan kontribusi positif Perusahaan EPC (Engineering, Procurement & Construction) itu dalam pertanggunggjawaban sosialnya kepada lingkungan dan masyarakat.
Selain di bidang pendidikan, Rekind juga berkomitmen untuk mendukung kegiatan ekstra kurikuler peserta didik yang memiliki kegiatan belajar dari pukul 08.00 -14.00 WIB itu, terutama melalui program ekstra kurikuler (ekskul) Barista.
Melalui Tim Community Development & TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) Rekind, kemampuan anak-anak berkebutuhan khusus itu dalam meracik kopi akan diperkenalkan dalam setiap event khusus, baik yang digelar dalam kegiatan internal perusahaan, anak perusahaan hingga di tingkat holding/induk perusahaan.
Tujuannya untuk meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan dan memperluas dukungan dari masyarakat.
“Langkah-langkah ini merupakan bentuk dukungan Rekind terhadap pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Sekolah Khusus Insan Anugerah. Seperti yang kita ketahui bersama, anak-anak dengan berkebutuhan khusus ini, sering kali menghadapi tantangan besar dalam proses belajar dan kemandirian dalam kegiatan keseharian mereka,” ujar Direktur Utama Rekind Triyani Utaminingsih dalam sambutannya saat memberikan bantuan pendidikan secara simbolis di Sekolah Khusus Insan Anugerah, Cinere, Depok, Jawa Barat, ditulis Selasa (13/8/2024).
Namun, lanjut wanita yang akrab disapa Yani itu, tantangan ini tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak ini untuk menggapai impian dan potensi penuh mereka. Dirinya meyakini, setiap anak punya hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dan mendukung pengembangan kemandirian mereka.
Melalui penyerahan bantuan tersebut, Rekind mengalokasikan bantuan berupa fasilitas pendidikan dan pelatihan keterampilan yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan siswa down syndrome ini.
"Kami percaya bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang. Dengan dukungan ini, kami berharap anak-anak di Sekolah Khusus Insan Anugerah dapat merasakan manfaat dari pendidikan yang lebih baik dan mendapatkan keterampilan yang dapat membantu kemandirian mereka di masa depan," tambah Yani.
Baca Juga: Rekind Bangun dan Operasikan Pabrik Percontohan Pengolahan Limbah Kelapa Sawit
Sekolah Khusus Insan Anugerah adalah lembaga pendidikan yang didedikasikan untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus down syndrome. Dengan bantuan Rekind, sekolah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan serta menyediakan program-program yang mendukung pengembangan keterampilan praktis dan sosial anak-anak tersebut.
"Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari Rekind. Dukungan ini akan sangat berarti bagi anak-anak kami, memungkinkan mereka untuk memperoleh pendidikan dan keterampilan yang dibutuhkannya,” terang pendiri sekaligus pengajar di Sekolah Insan Augerah, Junika Sugiarsih.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
Ekonom Ungkap Alasan Ojol Langka Jelang Lebaran
-
IHSG Hari Ini Libur atau Tidak? Simak Jadwal Bursa Saham saat Nyepi dan Idulfitri
-
Bank Indonesia Janji Jaga Rupiah 24 Jam saat Libur Panjang Nyepi dan Lebaran
-
Ada Biaya Siluman Saat Pembelian Tiket Pesawat Online, Kemenhub Jewer OTA
-
Emiten TAPG Ikut Terlibat Program MBG, Ini Perannya
-
Harga Emas Antam Naik di Libur Lebaran, Cek Deretannya
-
Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Idulfitri
-
BI: Bukan Dibatasi, Transaksi di Atas 50 Ribu Dolar AS Wajib Dokumen
-
Menhub Klaim Antrean Kendaraan di Gilimanuk Kini Hanya 8 KM
-
Bank Mandiri Pastikan Livin Siaga 24 Jam Jelang Lebaran 2026, Transaksi Nasabah Dijamin Lancar