Suara.com - PT Angkasa Pura I (AP I) memproyeksi jumlah penumpang di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan bisa mencapai 289 ribu orang selama mulai dari 10-24 Agustus 2024. Peningkatan ini impas dari pelaksanaan upacara HUT RI di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Rata-rata pergerakan penumpang pada 10-24 Agustus 2024 tersebut diprediksi akan mengalami pertumbuhan sebesar 15% dibandingkan rata-rata harian pergerakan penumpang Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan pada periode Juli 2024 yang mencapai 16.800 penumpang.
Direktur Utama AP I MMA Indah Preastuty menyatakan, pihaknya telah mempersiapkan berbagai hal untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang di bandara yang akan berfungsi sebagai salah satu pintu gerbang udara menuju IKN.
"AP I telah melaksanakan sejumlah langkah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur bandara dan pelayanan, termasuk pelaksanaan beautifikasi terminal penumpang serta area bandara, penyesuaian flow penjemputan penumpang dan tamu VIP, serta maintenance sarana pelayanan. Kami juga turut melakukan penataan gerai komersial di terminal," ujarnya seperti dikutip, Selasa (13/8/2024).
Selain persiapan tersebut, AP I juga mempersiapkan sebanyak 24 parking stand yang dikhususkan untuk menempatkan pesawat para tamu VIP dan pesawat militer, termasuk di dalamnya adalah 3 parking stand khusus untuk Pesawat Kepresidenan, pesawat presiden terpilih, serta pesawat wakil presiden terpilih.
Sedangkan 26 parking stand lain yang tersedia akan dipergunakan untuk melayani operasional penerbangan komersial reguler.
Diprediksi, puncak kedatangan penumpang di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan akan terjadi pada Kamis, 15 Agustus (H-2 Upacara) dengan proyeksi sebanyak 21,6 ribu pergerakan penumpang, serta puncak keberangkatan diprediksi akan terjadi pada Minggu, 18 Agustus (H+1 Upacara) dengan proyeksi 22,8 ribu pergerakan penumpang.
Tingginya proyeksi pergerakan penumpang tersebut turut didukung dengan adanya pengajuan penerbangan tambahan atau extra flight di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. AP I mencatat sedikitnya terdapat sebanyak 54 extra flight yang diajukan oleh 4 maskapai penerbangan untuk periode penerbangan tanggal 10-20 Agustus 2024.
"Dapat kami sampaikan juga bahwa selama periode ini, operasional pelayanan kepada pengguna jasa bandara secara umum tetap akan berjalan seperti biasa. Kami berkomitmen untuk dapat memberikan pelayanan berkualitas prima kepada para pihak yang akan menghadiri Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-79 di IKN, serta tentunya kepada seluruh pengguna jasa secara umum," pungkas Indah.
Baca Juga: Proyek IKN Sudah Habiskan Rp11,2 Triliun Duit APBN Sepanjang Tahun Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan
-
Arab Saudi dan UEA Diam-diam Bantu Israel dan AS Perangi Iran
-
Purbaya Buka Opsi Tarik Pajak Tambahan untuk Produk China di Tokopedia-TikTok dkk
-
Kemenkop Bantah Isu Kopdes Merah Putih Picu Konflik di Adonara, Ini Faktanya
-
OJK Resmi Punya Pejabat Baru, Ini Susunannya
-
Rupiah Belum Bangkit Hari Ini, Nyaris Rp 17.000/USD
-
Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun
-
Siap-siap! Harga BBM di RI Bakal Melakukan Penyesuaian 1 April 2026
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos