Suara.com - PT Kliring Berjangka Indonesia (PT KBI) mengembangkan ekosistem perdagangan komoditas lewat sistem resi gudang. Sistem resi gudang ini bisa dimanfaatkan petani untuk menyimpan hasil panen.
Direktur Utama PT KBI mengungkapkan, Budi Susanto mengatakan, harga komoditas akan cenderung mengalami penurunan pada saat panen.
"Jika petani dapat memanfaatkan Sistem Resi Gudang dan ekosistem yang mengelilinginya, petani dapat melakukan tunda jual sambil menunggu pergerakan harga dan mendapatkan pembiayaan untuk melakukan produksi komoditas selanjutnya," ujarnya saat ditemui di Jakarta yang dikutip, Jumat (16/7/2024).
Resi Gudang menjadi instrumen penting dalam perdagangan komoditas dan juga Ketahanan Pangan Nasional. Hal ini karena pada SRG memungkinkan petani, pengusaha, dan pemilik komoditas untuk menjadikan barang yang disimpan di gudang sebagai jaminan keuangan atau sebagai komoditas yang siap diperdagangkan.
Dalam hal ini, PT KBI melalui anak usahanya, yaitu PT Kliring Perdagangan Berjangka Indonesia (PT KPBI) yang merupakan lembaga pembiayaan non-bank berkomitmen untuk ikut meningkatkan kesejahteraan petani melalui pemberian pembiayaan komoditas.
PT KBI dan PT KPBI menjalin kerja sama dengan beberapa Pemerintah Provinsi untuk menjalankan Program Korporasi Petani dengan tujuan agar Ekosistem Perdagangan Komoditas dapat menjangkau seluruh petani Indonesia.
Pada tahun 2024 ini, PT KBI telah bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan BUMN di Kawasan Industri, sebagai upaya untuk mengendalikan inflasi, mendorong kemandirian petani, serta memperkuat kedaulatan pangan.
Selain itu, konsep Korporasi Petani juga hadir dengan tujuan untuk mengubah pola pikir petani dari produsen saja menjadi produsen dan entrepreneur secara bersamaan. Petani diharapkan untuk tidak hanya fokus pada proses on-farm (selama masa bercocok tanam), tetapi juga memperhatikan aspek off-farm (setelah masa panen).
"Kami memiliki mimpi yang besar untuk perkembangan Ekosistem Perdagangan Komoditas ini, kami ingin membangun integrasi dari ketiga lini bisnis yang kami punya, yaitu SRG, PLK dan PBK," kata Budi
Baca Juga: Tingkatkan Literasi Keuangan Bagi Petani, Batumbu Gandeng Emiten RAFI
Potensi besar komoditas yang belum dioptimalkan ini tentunya menjadi pekerjaan rumah, tidak hanya Pemerintah namun juga seluruh pihak dari pusat hingga daerah.
PT KBI terus melakukan sosialisasi dan edukasi baik kepada instansi maupun masyarakat luas mengenai Sistem Resi Gudang dan keterkaitannya dengan Pasar Lelang Komoditas.
Bahkan, untuk mendukung fungsinya sebagai pusat registrasi, PT KBI memiliki aplikasi IS-Ware NextGen yang berbasis teknologi Smart Contract dan Block Chain untuk mempermudah petani dalam melakukan registrasi komoditasnya ke sistem resi gudang.
Dengan sistem registrasi yang dikelola oleh PT KBI, setiap RG yang terdaftar dijamin keamanannya, keasliannya, serta dapat diakses dengan mudah oleh para pelaku pasar.
Terkait pemanfaatan RG, Data PT KBI menyebutkan, pada bulan Juli 2024 jumlah penerbitan RG mencapai 688, naik 154.8 persen secara yoy dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 270.
Jika dibandingkan dengan data tahun 2023, Penerbitan RG naik sebesar 42 persen. Dari sisi pembiayaan juga terdapat peningkatan sebesar 224 persen secara yoy, dari 339 Milliar pada Juli 2023 menjadi Rp 1,1 Triliun pada Juli 2024, dan secara keseluruhan naik sebesar 95 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Stok Pangan dan Energi Aman di Tengah Konflik Global
-
LPDB Kucurkan Rp47 Miliar, Dukung Proyek Fiber Optik Koperasi Pegawai Indosat
-
Menkeu Purbaya Beberkan Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
-
Bulog: Stok Beras dan Minyak Goreng Aman hingga Akhir 2026
-
Jasa Marga Terus Tambal Jalan Berlubang di Tol Japek hingga Jakarta-Tangerang
-
Petani Tembakau Curhat, Perusahaan Rokok Menyusut dari 5.000 Jadi 1.700
-
Jasa Marga Tebar Diskon Tarif Tol 30%, Catat Jadwalnya
-
Jasa Marga Operasikan 4 Jalan Tol Secara Fungsional Selama Mudik, Ini Daftarnya
-
Jasa Marga Siapkan Rest Area di 62 Titik Selama Mudik Lebaran 2026
-
Pegadaian Hadirkan Lagi Program Gadai Bebas Bunga, Solusi Pendanaan Cepat untuk Masyarakat