- PT Jasa Marga menyiapkan 62 rest area siap pakai selama periode mudik Lebaran tahun 2026.
- Pemudik dapat menggunakan SPBU alternatif di luar tol yang dilengkapi fasilitas lengkap jika rest area utama penuh.
- Penggunaan SPBU alternatif tidak dikenakan tarif tol tambahan saat pemudik kembali masuk ke jalan tol utama.
Suara.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyiapkan puluhan rest area selama periode mudik Lebaran tahun ini. Selain itu, pemudik juga dapat memanfaatkan SPBU alternatif di luar jalan tol jika rest area di dalam tol penuh.
Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A Purwantono mengatakan total rest area yang disiapkan mencapai 62 titik dan seluruhnya dipastikan siap digunakan oleh pemudik.
"Rest area ini kita siapkan 62. Dari 62 ini sudah kami ini nyatakan siap semua," ujar Rivan di Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC) Bekasi, Jawa Barat, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan, kapasitas rest area di jalan tol memang terbatas sehingga berpotensi penuh saat arus mudik dan arus balik. Karena itu, Jasa Marga menyiapkan sejumlah alternatif SPBU di luar tol yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
"Dan bagi masyarakat yang mungkin karena kapasitasnya penuh, nah ini dari mulai kilometer 207 sampai dengan seterusnya ini ada SPBU alternatif gitu," katanya.
Menurut Rivan, fasilitas SPBU alternatif tersebut dilengkapi berbagai sarana penunjang seperti restoran dan tempat ibadah. Lokasi tersebut juga disiapkan dengan kapasitas parkir yang cukup besar untuk menampung kendaraan pemudik.
"Jadi ada SPBU di luar jalan tol ya yang harus lengkap ya ada restorannya ada masjidnya dan kapasitasnya harus minimal minimal 100 sampai 200 kendaraan," jelasnya.
Ia memastikan pemudik yang keluar tol untuk mengisi bahan bakar di SPBU alternatif tidak akan dikenakan tarif tambahan saat kembali masuk tol. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir harus membayar biaya lebih mahal.
"Bisa dimanfaatkan sehingga masyarakat bisa keluar tol kalau gak dapat rest area dan kemudian masuk kembali dengan tidak adanya perubahan tarif atau sama," tuturnya.
Baca Juga: Pemanfaatan Smart Road Safety Policing untuk Mudik Lebaran
Selain itu, Jasa Marga juga akan memasang rambu informasi agar pemudik mengetahui lokasi SPBU alternatif tersebut. Informasi tersebut juga rencananya akan dimasukkan dalam aplikasi layanan lalu lintas milik Jasa Marga, Travoy.
"Jadi masyarakat gak usah cemas gitu ya, bahwa kemudian akan muncul biaya tambahan dan sebagainya enggak jadi keluar masuk aja," ungkap Rivan.
Ia menambahkan sejumlah rest area bantuan di luar jalan tol juga akan disiapkan sebagai opsi tambahan bagi pemudik. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan yang berhenti di rest area dalam tol.
"Dan kami pastikan bahwa beberapa rest area bantuan ini ya di luar jalan tol ini, juga nanti kami akan berikan informasinya berupa rambu informasi yang bisa dipilih," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Link CCTV Tol Cikampek, Pantau Kepadatan Lalu Lintas Buat Mudik Lebaran 2026
-
4 Cara Cek Rest Area yang Tidak Penuh Saat Mudik, Perjalanan Lebih Efisien
-
Jadwal dan Rute Jalan Tol Diskon selama Mudik dan Arus Balik 2026
-
Jasa Marga Proyeksikan 3,5 Juta Kendaran Wara-wiri Mudik di Jalan Tol
-
Arus Mudik 2026 Mulai Terlihat Lebih Awal, Volume Kendaraan di Jalan Tol Naik Sejak H-26 Lebaran
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad
-
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!
-
Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan
-
Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI