Suara.com - PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) berkomitmen untuk mengembangkan organisasi yang digerakkan oleh talenta yang memupuk pertumbuhan pribadi karyawan sekaligus memberikan pembekalan dengan keterampilan dan pengetahuan penting untuk unggul dalam peran masing-masing.
Group CEO LPKR John Riady mengatakan, LPKR menyadari bahwa inisiatif pelatihan dan pengembangan yang berkesinambungan sangat penting untuk mengembangkan tenaga kerja yang berkinerja tinggi dan produktif.
"Untuk itu, sepanjang tahun, perusahaan menyelenggarakan program pelatihan dan pengembangan kapasitas untuk meningkatkan kemampuan fungsional dan teknis karyawan," kata John ditulis Rabu (28/8/2024).
Pada tahun 2023, dua gedung dalam portofolio perusahaan memperoleh sertifikasi gedung hijau EDGE (Excellence in Design for Greater Efficiencies), yang membuktikan komitmen terhadap desain yang berkelanjutan dan efisiensi sumber daya.
Sebagai bagian dari inisiatif ini, perusahaan memprioritaskan pendidikan bagi karyawan dalam pelatihan dan sertifikasi EDGE, dengan menyediakan Pelatihan Ahli EDGE bagi sekelompok talenta terpilih.
Tujuannya adalah untuk melatih sejumlah karyawan terpilih untuk menjadi ahli dan auditor EDGE dan juga mengundang International Finance Corporation (IFC) untuk melibatkan divisi real estat perusahaan dalam EDGE.
"Ke depan, LPKR akan terus mengeksplorasi integrasi persyaratan EDGE ke dalam produk-produk baru, termasuk perumahan tapak dan apartemen kelas atas," tutur John.
Sementara itu, di lini bisnis lifestyle, Aryaduta Hotel melalui kerja sama dengan Universitas Pelita Harapan (UPH), telah melaksanakan program beasiswa sebagai bagian dari komitmennya terhadap pendidikan dan pengembangan talenta yang berkelanjutan.
Secara khusus menargetkan individu berusia 20 hingga 25 tahun dari Indonesia bagian timur, beasiswa 3,5 tahun ini menawarkan jalur untuk pertumbuhan pribadi dan profesional di industri perhotelan. Pada tahun lalu, terdapat 15 siswa yang menerima manfaat dari program ini.
Baca Juga: Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang, LPKR Gelar Kegiatan Operasional Daur Ulang Limbah
Tak sebatas dukungan finansial, Aryaduta Hotel juga menawarkan kontrak selama 5 tahun setelah beasiswa selesai, untuk memastikan kesempatan jangka panjang bagi para penerima beasiswa.
Selain itu, partisipasi dari lima hotel Aryaduta yang tersebar di berbagai lokasi juga memperkuat dampak dari program ini, mendorong pembangunan daerah dan inklusivitas.
Seiring dengan komitmen Aryaduta Hotel untuk terus memperjuangkan keberlanjutan di sektor perhotelan, inisiatif seperti Program Beasiswa UPH menjadi bukti dedikasi untuk mengembangkan bakat dan mendorong perubahan positif di masyarakat.
John menyampaikan bahwa LPKR meyakini keberlanjutan adalah strategi yang sangat penting yang dapat menggerakkan penciptaan nilai dan pertumbuhan jangka panjang bagi organisasi.
"Oleh sebab itu, perusahaan menekankan integrasi keberlanjutan dalam strategi bisnis utama, pekerjaan, dan manajemen risiko, guna memastikan agar organisasi menerapkan pendekatan menyeluruh yang menyertakan berbagai aspek ESG dari bisnis, sekaligus memaksimalkan potensi dari peningkatan efisiensi dan peluang-peluang baru." pungkas John.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Raksasa Ritel Jepang Perluas Ekspansi di RI, Incar Kawasan Pinggiran
-
Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Proyek Kilang RDMP Balikpapan Habiskan 115 Ribu Ton Semen
-
Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare
-
BCA Digital Bagikan Strategi Resolusi Finansial 2026
-
Harga Emas Antam di Level Rp2,88 Juta per Gram pada Sabtu
-
Laka Kerja di PLTU Sukabangun Memakan Korban, Manajemen Audit Seluruh Mitra
-
Benarkah MBG Bebani Anggaran Pendidikan?