Suara.com - Belakangan ini, e-meterai jadi salah satu masalah paling pelik yang dihadapi para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024. Salah satu masalahnya adalah ketika e-meterai sudah dibayar, tetapi kuota pemakaiannya tidak bertambah. Hal ini mengakibatkan pelamar tidak bisa membubuhkan meterai tersebut pada dokumen lamaran mereka.
Dalam proses seleksi CPNS 2024, penggunaan e-meterai adalah syarat wajib, baik untuk surat lamaran maupun surat pernyataan. Pembubuhan e-meterai ini harus dilakukan melalui situs yang direkomendasikan oleh pemerintah.
Sebagai contoh, di laman Meterai Elektronik, pelamar bisa membeli e-meterai dengan memilih tombol "Daftar Sekarang". Setelah itu, mereka dapat membubuhkannya pada dokumen melalui menu khusus yang ada di situs tersebut. Namun, beberapa pelamar mengalami masalah seperti e-meterai yang sudah dibeli tetapi kuotanya tidak muncul di menu pembubuhan.
Langkah-Langkah Mengatasi Masalah Kuota E-Meterai CPNS 2024
Bagi pelamar yang menghadapi kendala kuota e-meterai tidak bertambah, berikut beberapa solusi yang bisa dicoba:
1. Memperbarui Status Pembayaran (Receipt) Apabila status e-meterai yang dibeli belum berubah menjadi "Terbayar", berikut langkah-langkah untuk memperbaruinya:
- Buka menu "Riwayat Pembelian" di situs e-meterai.
- Pilih opsi "Lanjut Bayar".
- Akan muncul dialog “Update Status No Receipt to PAID”, pilih “Ok”.
- Ulangi langkah ini sampai status e-meterai berubah menjadi "Terbayar".
- Segarkan (reload) laman untuk memeriksa apakah kuota telah bertambah.
2. Menghapus Cache Browser Jika status pembelian e-meterai sudah menunjukkan "Terbayar" namun kuotanya masih belum bertambah, Anda bisa mencoba menghapus cache browser. Berikut langkah-langkahnya:
- Tunggu sekitar 10 menit setelah pembelian untuk memastikan sistem memproses data.
- Klik ikon tiga titik di pojok kanan atas browser Chrome.
- Pilih "All Time" untuk jangka waktu penghapusan cache.
- Centang semua opsi yang muncul, lalu klik "Clear Data".
- Login ulang di laman Meterai Elektronik.
Jika masih terkendala, Anda bisa melaporkan ke Helpdesk SSCASN BKN. Untuk diketahui, selain melalui situs Meterai Elektronik, pembelian dan pembubuhan e-meterai untuk keperluan seleksi CASN 2024 juga dapat dilakukan melalui beberapa platform lain. Menurut Peruri, pelamar bisa membeli e-meterai melalui situs seperti Skill Academy, E-Meterai Posfin, aplikasi e-MET (Momofin), pastisah dan lain sebagainya.
Baca Juga: Gaduh Pendaftaran CPNS 2024 Gara-gara Website Pembelian E-Materai Milik Peruri Eror
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Tayang 2027, Drama Misteri-Kriminal 'Code' Rilis Jajaran Pemeran Utama
-
Karena Buru-buru Sudah Malam, Alasan Kejagung Tak Pakaikan Rompi Pink ke Febrie Adriansyah
-
Dua Kata Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masuk ke Rutan KPK Tanpa Pakai Rompi Pink
-
Budget 4 Jutaan? 5 HP Gaming Ini Bisa Push Rank Tanpa Lag
-
Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Rutan KPK
-
Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik