Suara.com - Suara.com kembali menggelar Acara Pasar Lokal Suara UMKM Vol.4 di Atrium Utama Ciplaz Garut pada Selasa (10/9/2024). Program tersebut merupakan bagian dari mendukung Transformasi Digital UMKM: Semakin Go Online dengan Strategi Konten yang Tepat untuk Memaksimalkan Cuan.
Acara ini dihadiri oleh 200 peserta pelaku UMKM di Garut. Dibuka langsung oleh CEO & Pempimpin Redaksi Suara.com Suwarjono, acara ini menghadirkan beberapa narasumber, di antaranya Executive Manager Pos Indonesia Cabang Garut, Poppy Herlisistiani, Anna Nurbaini Direktur Pemberdayaan Usaha Kementrian Investasi/ BKPM, Maria Whamadhan Account Manager Go Pay-Area Bandung, Duddy RS Editor in Chief Kapolid, dan Wahyu Rohimat Content Creator.
Dalam sambutannya, Suwarjono mengakatan, suara.com menyelengarakan acara Pasar Lokal ini merupakan bagian dari tujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM tidak hanya lokal tapi juga internasional.
"Suara.Com Menyelenggarakan pasar lokal umkm bagian dari kami,tujuannya membantu, mendorong dan meningkatkan kapasitas umkm bapak ibu tidak hanya lokal tpi juga go internasional. Kami juga berharap bisa Berkolaborasi untuk mengembangkan dan memanfaatkan semua platform untuk memasarkan produk kita, ucapnya.
Selain itu, acara ini juga dirancang lebih menarik dengan konsep belajar sambil nge mall dan bagi-bagi kupon yang bisa ditukarkan oleh peserta agar pelaku UMKM yang ada di dalam mall tersebut juga bisa hidup.
"Kami melibatkan tidak hanya peserta tapi juga warga yang ikut menyaksikan, yang kedua kita bagikan kupon-kupon sehingga itu wajib belanja di mall tersebut dan mall nya hidup karena banyak UMKM disitu, yang ketiga itu sambil nge mall biar have fun, belajar gak bosen, karena diberi ruang untuk keliling, nanti juga dapet voucher nonton, harapannya agar lebih menarik," katanya.
Suwarjono juga mengapresiasi dan bangga karena dalam acara tersebut banyak mendapat dukungan dari berbagai mitra yang dapat membantu membesarkan para pelaku UMKM.
"Kami juga sangat bangga dan senang sekali karena acara-acara ini mendapat dukungan , sponsor pospay misalnya, itu memberikan ruang baru, model baru untuk membesarkan bisnisnya . Dan di forum-forum ini pospay ikut membantu , kemudian juga media-media ikut terlibat membantu membesarkan UMKM," jelasnya.
Terkait Pasar Lokal volume. 5 nanti suwarjono berharap banyak pelaku UMKM yang bisa mengakses dan berkolaborasi dengan pemerintah dalam meningkatkan kapasitas menjadi go internasional.
"Kita rencana tahun ke lima ini harapannya semakin banyak UMKM yang ada di daerah tingkat dua yang bisa mengakses dan berkolaborasi dengan pemerintah lokal, pemerintah pusat juga bahwa banyak sekali potensi yang bisa dikembangkan di daerah-daerah yang baru berkembang atau baru mulai," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Garut, Ridzky Ridznurdhin mengapresiasi adanya acara pasar lokal ini karena dapat memperkuat pasar lokal menuju scale up dari mikro menuju kemenangan besar.
"Saya sangat apresiasi dan menyambut baik event seperti ini, dan itu mengembangkan bukan hanya pasar global tapi kita juga perkuat dulu pasar lokal dengan pemain-pemain usaha lokal, nanti kita pelan pelan Scale up dari mikro ke kecil , dari kecil ke kemenangan besar," katanya.
Ia juga mengatakan ada dua hal penting yang harus para pelaku UMKM lakukan, yaitu jangan berhenti untuk ber inovasi dan dituntut untuk mampu go digital.
"Dua hal penting yang ingin saya sampaikan, satu UMKM jangan bosen untuk melakukan inovasi, karena produk apapun tanpa inovasi akan mati. Yang kedua harus mampu go digital , jadi jangan berpikir stuck di zona nyaman," ungkapnya.
Ridzky melihat pelaku UMKM yang ada di Garut ini besar melihat dari data potensi dengan basis NIB ini mencapai 46.000 dengan pertumbuhannya yang cepat dan inovasi yang luar biasa.
"UKM digarut kan besar, kalo kita ngambil data oss basis nya NIB itu kan 46.000, ini kan potensi luar biasa besar , itu hanya dari asas formal belum biacara kedalaman, bagaimna sustability nya, bagaimana keberlanjutan nya, pengembangannya, dan yang luar bisa pertumbuhannya cepat dan inovasi inovasi pelaku UMKM digarut juga luar biasa," jelasnya.
Berita Terkait
-
Meriahkan Expo PON XXI, Produk UMKM Binaan AMANAH Bisa Jadi Souvenir Khas Aceh yang Keren
-
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Bukukan Transaksi Ratusan Juta Rupiah di Gelaran Pertamina SMEXPO Bandung 2024
-
Dari Desa Sujung, Lahir Jutawan Telur Asin Berkat Program BRI
-
Smartfren Community Peduli UMKM, Adakan Workshop Berseri di Cilacap
-
Pesona Swarga Bumi: Pegadaian dan Dekranasda Sukabumi Promosikan Produk Kreatif di Museum Pegadaian
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara
-
Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju
-
BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026
-
BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara
-
5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua
-
Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?
-
Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo
-
Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022
-
OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi
-
Industri Kretek Indonesia Terancam Mati