Suara.com - Bisnis kecantikan akan tetap tumbuh pesat meskipun ada penurunan jumlah kelas menengah dan di kalangan kelas menengah yang menghadapi penurunan daya beli. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk kelas menengah di Indonesia mencapai 47,85 juta orang pada 2024, turun dibandingkan 2023 yang mencapai 48,27 juta orang.
Menurut pemilik klinik kecantikan seperti Y2SKYN, dr. Pratiwi Nugraheni dan dr. Puspa H Widyowati, MARS. MM. bahwa perawatan kecantikan sering kali dianggap sebagai investasi pada diri sendiri, terutama di masa-masa sulit.
“Kecantikan dan well-being menjadi prioritas untuk menjaga kepercayaan diri dan kesehatan,” kata dr. Pratiwi ditulis Kamis (12/9/2024).
Melihat potensi itu dia dan rekannya, dr. Puspa H Widyowati, MARS., MM. membuka klinik kecantikan seperti Y2SKYN di lokasi strategis seperti LCC Adityawarman. Lokasi itu dipilih karena memiliki akses mudah dan berada di pusat aktivitas perkotaan.
“Lokasi ini tidak hanya menarik perhatian Gen Z dan para profesional muda, tetapi juga mereka yang mencari solusi kecantikan dengan waktu terbatas, seperti sebelum atau setelah meeting,” jelas dr. Puspa.
dr. Puspa mengatakan faktor lokasi yang strategis ini dianggap mampu menjawab kebutuhan masyarakat membutuhkan tempat perawatan singkat dan praktis di tengah rutinitas.
Selain itu, Y2SKYN mengusung konsep personalized treatment yang lebih relevan dengan kebutuhan individu, sehingga tetap dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat dengan layanan yang disesuaikan.
“Dengan pendekatan ini, Y2SKYN tetap memiliki peluang untuk tumbuh di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi oleh kelas menengah,” imbuh dr. Pratiwi.
Terlebih klinik yang dia dirikan ini mengusung Konsep Unik "Organic Futurism”. Yakni menggabungkan perawatan modern dengan teknik tradisional seperti Guasha menggunakan kristal yang dipersonalisasi.
Baca Juga: Kantong Kelas Menengah RI Kian Tipis, Harga Tiket KRL Mau Naik?
Y2SKYN menawarkan pengalaman yang berbeda dibanding klinik kecantikan lainnya. Konsep ini menarik minat mereka yang mencari pendekatan holistik dalam kecantikan, terutama Gen Z yang cenderung tertarik pada metode alami namun tetap ingin teknologi canggih.
Klinik kecantikan Y2SKYN hadir sebagai solusi kecantikan bagi generasi muda dan semua kalangan. Dengan konsep Organic Futurism, Y2SKYN menawarkan perawatan modern yang dipadukan dengan teknik alami Gua Sha. Klinik ini tidak hanya berfokus pada hasil luar, tetapi juga pada kesejahteraan holistik pasien melalui penggunaan kristal alami yang disesuaikan dengan kebutuhan kulit masing-masing.
Tagline "Alter Ego Not Your Ego" menggambarkan pendekatan personal dari Y2SKYN. Setiap pasien diidentifikasi berdasarkan Alter Ego mereka melalui kuisioner interaktif di laman Y2SKYN mendapatkan perawatan sesuai dengan karakteristik kulit mereka.
Misalnya, Matahari dengan Green Jade untuk kulit cerah dan bercahaya, Samudera dengan Blue Aventurine untuk hidrasi intensif, serta Purnama dengan Amethyst untuk efek anti-penuaan.
Y2SKYN juga menjadi destinasi kecantikan terlengkap dengan konsep Curated Beauty Space, di mana selain perawatan wajah, terdapat layanan kecantikan lainnya seperti eyelash extension oleh Anggie Rassly, blow bar dari Mirror Mirror, IV booster dari IVitamins, dan perawatan kuku dari Manifest.
Terletak di LCC Adityawarman Lantai 2, klinik ini menawarkan suasana nyaman dan strategis, menjadikannya tempat yang sempurna untuk mendapatkan perawatan kecantikan di sela-sela kesibukan sehari-hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI
-
RI Bakal Punya Pusat Riset Timah di Bangka