Suara.com - BRI Insurance (BRINS) bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyerahkan klaim asuransi kepada nasabah di Pasar Kutoarjo yang tertimpa musibah kebakaran. Pedagang yang menerima klaim asuransi tersebut adalah nasabah BRI peserta asuransi BRI Insurance.
Penyerahan klaim asuransi tersebut dilakukan secara simbolis di Pasar Kutoarjo pada Selasa, 17 September 2024. Penyerahan dilakukan langsung oleh Pemimpin Cabang (Pinca) BRI Kutoarjo Ardika Prasetyo dan Pinca BRI Insurance Jogjakarta Ari Pratama.
Pinca BRI Kutoarjo Ardika Prasetyo mengatakan, ada 95 polis asuransi yang diserahkan kepada nasabah dengan nilai total Rp 475 juta. Setiap polis mendapatkan Rp 5 juta.
"Tadi kami serahkan secara simbolis klaim asuransi kerusakan tempat usaha bagi pedagang Pasar Kutoarjo yang tertimpa musibah kebakaran pada Agustus 2024 lalu," ujarnya ditulis Jumat (20/9/2024).
Dengan hanya membayar premi Rp 40 ribu pertahun Para nasabah akan terlindungi dengan asuransi BRI Insurance selama satu tahun.
"Jadi misal terjadi kebakaran yang tidak kita inginkan, otomatis akan dicover oleh asuransi dari BRI Insurance sebagai anak perusahaan BRI," ucap Ardika.
Ari Pratama selaku Pinca BRI Insurance Jogjakarta, berharap dengan penyerahan klaim tersebut akan menambah modal bagi nasabah BRI Insurance untuk memulai usahanya. Mengingat, usai terjadinya kebakaran Agustus lalu, sebagian besar barang milik para pedagang terbakar habis.
"Semoga santunan ini bisa untuk membantu memulai usaha lagi. Meskipun nominalnya tidak banyak, tapi mudah-mudahan bisa bermanfaat," ujar Ari.
Diketahui, Pasar Kutoarjo terbakar hebat pada Jumat (16/8) lalu sekitar pukul 06.45 pagi, akibat kebakaran tersebut ratusan kios dan los habis terbakar.
Hingga saat ini belum diketahui secara pasti pemicu terjadinya kebakaran itu. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, tetapi para pedagang harus mengalami kerugian material karena barang dagangannya habis terbakar.
Salah satu penerima asuransi yaitu Sugiyati. Dia adalah pemilik kios kelontong di lantai dua bagian tengah Pasar Kutoarjo.
"Saya sangat tidak menyangka akan terjadi kebakaran ini, kerugiannya sekitar Rp 20 juta lebih. Tapi saya bersyukur ikut asuransi BRINS ini," ujarnya.
Sugi sapaannya mengaku sangat terbantu dan senang atas bantuan yang diberikan oleh BRI Insurance. Dengan ada bantuan itu, dapat meringankan beban yang dia tanggung.
"Rencananya mau saya gunakan untuk tambahan modal dan bayar cicilan," ucap Sugi.
BRI Insurance memiliki produk-produk asuransi dengan premi yang sangat terjangkau mulai dari Rp. 40 ribu - Rp, 50 ribu per tahun diantaranya Asuransi Mikro Kerusakan Tempat Usaha, Rumahku, Motorku dan Proteksiku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi
-
Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan
-
Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah
-
Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO
-
Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?
-
QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat
-
India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan
-
Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?
-
Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada
-
Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%