Suara.com - Platform game sekaligus perburuan koin kripto, Hamster Kombat yang beroperasi di ekosistem TON memblokir lebih dari 2,3 juta akun yang terlibat dalam praktik kecurangan.
Tindakan ini berhasil memulihkan total 6,8 miliar token, yang sebagian besar kemudian didistribusikan kembali kepada pemain yang jujur.
Merujuk pada informasi resmi, tim Hamster Kombat telah mengidentifikasi ribuan akun yang memanfaatkan celah dan strategi tidak etis untuk memperoleh keuntungan. Investigasi menunjukkan bahwa beberapa pengguna terhubung ke lebih dari 400 akun menggunakan satu alamat Binance, sementara yang lain berhasil mengundang hingga 2.000 teman secara curang untuk mengeksploitasi sistem.
Selain itu, pola aktivitas mencurigakan terdeteksi, seperti akun yang masuk pada waktu yang sama setiap hari dan secara otomatis mengklik pixel yang sama, yang menunjukkan penggunaan bot atau perangkat lunak otomatis.
Akibat tindakan tegas ini, Hamster Kombat menyita 6,8 miliar token. Untuk memastikan keadilan dalam ekosistem, setengah dari token yang disita, yaitu sekitar 3,4 miliar token, telah didistribusikan kembali kepada pemain yang jujur, sementara sisa 50 persen akan dibakar untuk mengurangi pasokan token dan menjaga nilai ekonominya.
Hamster Kombat menegaskan komitmennya untuk memastikan permainan yang adil dan tidak mentolerir kecurangan dalam komunitasnya. Sebagai game berbasis kripto dengan lebih dari **300 juta pengguna**, mereka berupaya menjaga ekosistem tetap sehat dan memberikan pengalaman terbaik bagi pemain jujur.
Sebelum mengambil langkah ini, tim Hamster Kombat melakukan analisis mendalam selama beberapa bulan untuk memantau pola aktivitas mencurigakan dari akun tertentu. Mereka juga menerapkan sistem anti-kecurangan canggih untuk mengidentifikasi akun-akun yang menggunakan bot atau perangkat otomatis.
Reaksi Komunitas
Tindakan ini tidak diterima dengan baik oleh semua pihak. Beberapa pemain merasa bahwa hukuman tersebut terlalu berat dan ada yang mengklaim bahwa mereka juga merasa dirugikan oleh keputusan Hamster Kombat.
Baca Juga: Dikabarkan Kena Hack, Indodax Apakah Aman atau Tidak?
Salah satu pengguna, Kumar Praveen, seperti yang dikutip via Blockchainmedia menyatakan bahwa Hamster Kombat belum sepenuhnya memenuhi janji-janji mereka kepada pemain kripto pemula yang sering terpengaruh oleh informasi dari influencer tanpa melakukan penelitian mendalam.
Di sisi lain, akun fanpage Hamster Kombat bernama HamsterCombat Updates, yang memiliki lebih dari 80.000 pengikut, meminta agar tim mempertimbangkan kembali nasib mereka yang merasa terkena dampak secara tidak adil. Sementara itu, pengguna lain bernama Obj menyarankan agar Hamster Kombat memperbaiki reputasinya dengan memastikan token mereka terdaftar pada harga kompetitif di bursa.
Untuk menjaga semangat para pemain jujur, Hamster Kombat telah mengumumkan dimulainya interlude season, yaitu periode pemanasan sebelum memasuki Season 2. Selama periode ini, pemain memiliki kesempatan untuk mendapatkan berbagai hadiah baru seperti diamonds yang akan berguna dalam menghadapi tantangan di season mendatang.
Berita Terkait
-
Tren Investasi Kripto di Indonesia Capai Rp 301,75 Triliun
-
Harga Bitcoin Tembus Rp1,2 Miliar Akhir Tahun 2024? Analis Ungkap Potensinya
-
Mengapa Gas Fee Ethereum Bisa Sangat Mahal? Ini Faktor-faktor yang Mempengaruhinya
-
Volume Transaksi Melebihi Setengah Triliun, Indodax Kembali Dominasi Pasar Kripto Indonesia Paska Insiden
-
CFX Tegaskan Komitmen Keamanan Industri Aset Kripto di Indonesia
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting
-
Napi Lapas Pekanbaru Belum Ditemukan, Kabur saat Ambil Obat di Apotek
-
Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!
-
Dihukum 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Tetap Tangani Persija
-
Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi
-
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga