Suara.com - PT Pegadaian menunjukan komitmennya dalam mendukung kemajuan dunia olahraga nasional, salah satunya melalui kompetisi olahraga bergengsi yaitu sepak bola Liga 2. Pegadaian kembali menjadi sponsor utama Liga 2 Musim 2024-2025, setelah sebelumnya juga menjadi sponsor untuk Pegadaian Liga 2 Musim 2023-2024.
Selain ingin membangkitkan dan meningkatkan kualitas para atlet muda khususnya pada olahraga sepak bola Pegadaian hadir untuk membangkitkan perekonomian daerah sekaligus menghibur masyarakat Indonesia untuk mendukung klub sepakbola favorit di daerahnya masing-masing.
Pada kompetisi Pegadaian liga 2 musim 2024-2024 ini, Pegadaian berharap kualitas kompetisi dapat ditingkatkan, sportivitas para pendukung terjaga sampai dengan perhelatan ini selesai di tahun depan, ekonomi daerah pun dapat ikut terdorong. Pasalnya ada berbagai aspek yang ingin dicapai melalui Pegadaian Liga 2, diantaranya dari segi economic value dan social value.
"Sebuah kebanggaan bagi Pegadaian dapat kembali ikut serta dalam perhelatan olahraga Sepakbola Liga 2 2024/2025 ini. Kami optimis Pegadaian Liga 2 akan sukses seperti tahun lalu. Pegadaian Liga 2 ini marketnya cocok sekali dengan Pegadaian," ujar Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan.
Ia juga menambahkan bahwa perhelatan ini dapat membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM di sekitar venue pertandingan, agar bisa meraup pendapatan lebih dan membuat usaha yang digeluti dapat berkembang.
Tidak hanya fokus pada laga pertandingan dan ekonomi, Pegadaian juga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dengan menghadirkan Tim Bersih Indah dengan melakukan kegiatan bersih-bersih stadion. Tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebersihan dan keindahan stadion, tetapi juga mengajak seluruh pecinta sepakbola agar meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Melihat animo serta antusiasme masyarakat indonesia dalam mendukung Pegadaian liga 2, diharapkan perusahaan dapat terus konsisten mendukung dan memajukan dunia sepakbola di tanah air. Melalui kegiatan-kegiatan ini, Pegadaian berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, dimulai dari Pegadaian Liga 2 untuk meng-EMAS-kan Indonesia,” tutup Damar.
Berita Terkait
-
Ekosistem Sepak Bola Putri Menggeliat di Kudus, Ribuan Peserta Serbu MilkLife Soccer Challenge
-
Ridwan Kamil Janji Bakal Gratiskan Pelajar SMA Nonton Persija di Stadion Jika Terpilih
-
Garuda Muda Tekuk Timor Leste 3-1, Intip Gaya Selebrasi Jens Raven
-
Aset Pegadaian Terus Meningkat, Akhir Tahun 2024 Diprediksi Tembus Rp 100 Triliun
-
Cek Fakta: Maarten Paes Fasih Berbicara dengan Bahasa Indonesia
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah