Suara.com - Dexa Group menerima penghargaan Indonesia Corporate Social and Environmental Responsibility Awards 2024 for Integrating Social Initiatives through Public Health Improvement Programs untuk category Healthcare Industry.
Penghargaan ini diberikan atas komitmen Dexa Group menerapkan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam kegiatan bisnis perusahaan yang turut menopang pertumbuhan ekonomi dan pengembangan potensi pemulihan ekonomi nasional di sektor kesehatan dengan memperhatikan aspek lingkungan, ekonomi sosial, dan pendidikan.
Penghargaan diterima oleh Corporate Supply Chain Director Dexa Group Anton Harjanto di acara Indonesia CSR Awards 2024 yang disaksikan oleh Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Sigit Reliantoro.
Melalui penghargaan ini harapannya perusahaan di berbagai sektor yang ada dapat terus meningkatkan pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan yang berorientasi pada program berkelanjutan dengan berbagai tantangan serta cara adaptasi yang mengedepankan inovasi sosial dan lingkungan.
“Tren bergeser dari inisiatif menjadi mandatory dan adanya konsep inovasi sosial yang mulai terbuka dan mulai direspon oleh dunia keuangan melalui terbitnya taksonomi hijau yang di antaranya untuk mengatasi climate changes,” papar Sigit.
Dalam sambutan penerimaan penghargaan, Anton menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada Dexa Group.
“Kebetulan hari ini Dexa Group merayakan Hari Ulang Tahun ke-55. Penghargaan ini merupakan kado istimewa bagi kami. Semoga penghargaan ini memacu kami untuk menjadi lebih baik lagi dan terus memberikan kontribusi sebagai perusahaan yang berkomitmen menyediakan obat berkualitas, berkhasiat, dan aman,” kata Anton.
Anton juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan semua Dexan yang telah terlibat dalam kegiatan ESG dan komunikasi eksternal.
“Semoga penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi Dexa Group menjadi semakin unggul dan semakin tangguh dalam memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” kata Anton.
Baca Juga: Dexa Group Bersama 1.400 Apotek dan Klinik, Gelar Kerjasama Strategis Cegah Penyakit Kronis
Dalam implementasinya, penerapan CSR di Dexa difokuskan pada kegiatan kesehatan seperti pengobatan dan skrining kesehatan gratis, operasi katarak, program pencegahan stunting melalui edukasi bidan.
Sementara di bidang sosial ekomomi banyak dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat dan petani. Untuk penerapan CSR di bidang pendidikan dilakukan melalui pengembangan kompetensi peneliti kesehatan dan karyawan serta beasiswa pendidikan baik bagi masyarakat umum maupun karyawan.
"Selain hal itu, sebagai upaya pelestarian lingkungan, kami juga membangun solar panel untuk supply listrik di beberapa bagian site kami sejak tahun 2020, menerapkan sistem mengolah limbah melalui waste management system, mengurangi plastik dan menggunakan kemasan yang mudah didaur ulang, serta mulai menerapkan penggunaan kendaraan listrik untuk kegiatan operasional distribusi," jelas Anton.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu