Suara.com - Harga Bitcoin (BTC) mendekati angka US$64.000 pada Senin (7/10/2024) pagi di Asia, menjelang minggu yang sibuk dengan data ekonomi AS. Federal Reserve akan merilis risalah pertemuan FOMC dan data ekonomi penting dari bulan Agustus yang mencerminkan pertumbuhan ekonomi.
BTC mengalami kenaikan sebesar 3%, yang memicu lonjakan di seluruh pasar kripto, termasuk ether (ETH) dan dogecoin (DOGE) yang naik hingga 4%. Indeks CoinDesk 20 (CD20), yang melacak token terbesar, naik 3,26%. Token bertema katak, Pepe (PEPE), melonjak 14%.
Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) rencananya akan mengumumkan tingkat tahunan Indeks Harga Konsumen (CPI) yang belum disesuaikan untuk bulan September, tingkat tahunan Indeks Harga Produsen (PPI) untuk bulan yang sama, dan jumlah klaim pengangguran awal untuk minggu yang berakhir pada 5 Oktober.
Sementara, kabar terkini pasar saham Asia menguat pada hari ini, dengan indeks Hang Seng yang didominasi teknologi melonjak 3% dan KOSPI Korea naik 1%. Bank Rakyat Tiongkok, bank sentral negara tersebut, telah mengumumkan beberapa langkah stimulus dalam dua minggu terakhir, yang meningkatkan sentimen positif di kawasan tersebut. Tiongkok diperkirakan akan mengumumkan langkah-langkah tambahan untuk merangsang ekonomi pada konferensi pers Selasa pagi waktu setempat.
Dikutip dari CoinDesk, Token TAO Bittensor memimpin kenaikan di antara token berkapitalisasi menengah dengan kapitalisasi pasar di bawah $5 miliar, mengalami lonjakan 14% dalam sentimen sosial dan pertumbuhan token kecerdasan buatan selama seminggu terakhir. Secara keseluruhan, kategori ini di CoinGecko naik 7,5%, dengan token AI seperti NEAR dan Internet Computer (ICP) juga menunjukkan kenaikan.
Memecoin mengalami kenaikan selama akhir pekan karena meningkatnya sentimen sosial dan perilaku berisiko di kalangan pedagang kripto.
Pembicaraan tentang "siklus super memecoin," yang memprediksi bahwa memecoin akan memimpin pasar kripto berikutnya, menjadi tren di aplikasi sosial X. Token berbasis Solana, Popcat (POPCAT), dan token berbasis Ethereum, mog (MOG), melonjak lebih dari 12% dalam 24 jam terakhir, sementara simon's cat (CAT) berbasis BNB Chain naik 10%. Token yang lebih kecil seperti GIGA, SPX6900 (parodi indeks AS S&P500), dan Fwog melonjak lebih dari 20%.
Memecoin bertema kucing terus unggul dibandingkan memecoin bertema anjing dan tetap menjadi pilihan utama untuk taruhan memecoin yang lebih berisiko.
Minat terhadap memecoin muncul di tengah rendahnya volatilitas pasar di sektor kripto yang lebih serius, seperti layer-2 atau penyimpanan, dan meningkatnya sentimen negatif terhadap token yang didukung oleh dana modal ventura, yang semakin dianggap terlalu mahal dan merupakan taruhan yang buruk bagi pedagang eceran.
Baca Juga: Tren Kenaikan Harga Bitcoin, Mampukah Capai US$100.000 Sebelum Tahun 2025?
Seorang pelaku pasar yang dikenal sebagai Kaiwen0x, yang menulis esai tentang siklus super memecoin, mencatat bahwa mereka bersikap pesimis terhadap memecoin jika Donald Trump memenangkan pemilihan umum 2024 karena hal itu dapat membawa kejelasan regulasi ke AS, yang menyebabkan "modal berputar ke arah token utilitas."
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
AdMedika dan TelkoMedika Bersinergi Dukung Pemulihan Kesehatan Korban Bencana di Sumatra