Suara.com - Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Koperasi. Posisi Menteri Koperasi merupakan pemecahan dari posisi Menteri Koperasi dan UMKM, yang sebelumnya dijabat oleh Teten Masduki. Dalam 100 hari pertama, Menteri Budi Arie akan mendorong gerakan rebranding koperasi melalui digitalisasi. Upaya rebranding ini untuk memperkuat posisi koperasi dalam perekonomian.
Ketua Umum Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (INKOWAPI) Sharmila Yahya mendukung langkah strategis ini sebagai upaya meningkatkan gairah koperasi semakin besar.
“Salah satu yang INKOWAPI dorong adalah transformasi koperasi menjadi koperasi genuine melalui digitalisasi yang akan memberikan porsi dan posisi baru dalam perekonomian ke depan,” ujarnya ditulis Rabu (23/10/2024).
Sharmila menjelaskan, spirit koperasi genuine dinilai sangat sejalan dengan upaya rebranding yang akan dijalankan Kementerian Koperasi. Dimana, menjadikan keharusan bagi koperasi untuk memasuki ekosistem digitalisasi dalam mendukung perekonomian nasional, sebagaimana cita-cita besar koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia.
“Koperasi genuine lingkup rebrandingnya diharapkan memberikan semangat baru, tidak hanya bagi gerakan koperasi tetapi juga bagi masyarakat secara keseluruhan, terutama generasi milenium dan generasi z yang semakin mendominasi jumlahnya,” jelas Ketua Komite Tetap Kewirausahaan Kadin Indonesia.
Di sisi lain demi menyukseskan rebranding, INKOWAPI juga mendorong spirit transformasi perkoperasian Indonesia melalui modernisasi, yang merupakan bagian dari strategi keberlanjutan perekonomian nasional.
“Modernisasi koperasi di era digital ini sangat dibutuhkan perannya dalam pembangunan ekonomi secara luas,” terang tokoh perempuan penerima Satya Lencana Pembangunan Bidang Perkoperasian dan UKM tahun 2013 ini.
Sebelumnya, dalam pertemuan para wanita pemimpin koperasi se-Asia Pasifik, Asia Pacific Women CEO’s in Cooperatives Summit pada bulan Juli 2024 yang lalu, Indonesia telah sepakat untuk bersama-sama menghadapi tantangan global bagi seluruh koperasi di dunia.
Dalam forum tersebut, disampaikan bahwa tantangan utama masa depan yang harus dihadapi oleh seluruh negara, antara lain volatilitas ekonomi global, perubahan geopolitik dan ekonomi, kebijakan dunia yang terus berubah, persaingan antar negara maju, talent war pada pasar tenaga kerja, digital dan teknologi, perubahan iklim serta akses permodalan dan perluasan akses pasar.
Baca Juga: Beralih Jadi Menteri Koperasi, Ini Target 100 Hari Kerja Budi Arie
“Ketidakpastian kondisi yang semakin besar ini memiliki tantangan tersendiri bagi koperasi seluruh bangsa untuk tetap dapat secara cepat menyesuaikan diri atas setiap percepatan perubahan,” ungkap CEO Sahabat Usaha Rakyat (SAHARA) ini.
Selain itu, berbagai negara maju seperti Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat serta Eropa telah menggunakan koperasi sebagai pondasi dalam memenuhi kebutuhan dasar, khususnya sembako bagi masyarakat, agar tidak lagi terjebak dalam status middle income trap.
Untuk Indonesia sendiri, dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045, Sharmila berharap pemerintah bisa meningkatkan income per kapita sebesar USD 15.000 per tahun melalui peran koperasi.
“Koperasi hadir juga untuk membuka lapangan kerja, mengentaskan kemiskinan dan menumbuhkan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi secara bersama,” imbuh perempuan yang dinobatkan sebagai Penggerak Satu Juta UKM Naik Kelas Kementerian Koperasi dan UKM Tahun 2016 ini dengan harapan rebranding koperasi juga memprioritaskan perbaikan sumber daya manusia, tata kelola pengelolaan koperasi, membuka lapangan kerja, pengentasan kemiskinan serta menumbuhkan produktifitas secara terintegrasi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Krakatau Steel Pasang Target Pendapatan 1,6 Miliar Dolar AS Tahun Ini
-
Emas Antam Melesat, Harga Hari Ini Tembus Rp 3,08 Juta per Gram
-
Rupiah Menguat Tips, Dolar AS Sentuh ke Level Rp16.861
-
Tak Hanya Tambang, Aktivitas Emiten AMMN Kontribusi Rp 173 Triliun ke PDB
-
Waspada! Kewajiban Neto Luar Negeri RI Bengkak Jadi 272,6 Miliar Dolar AS
-
IHSG Melaju ke 7.484 Pagi ini, Tapi Dibayangi Aksi Jual Asing
-
Kerajinan Anyaman Jogja Diminati Global, Ekspor Capai Pasar Eropa
-
Gerakan Kurangi Risiko Rokok Meluas, Sejumlah Pengusaha Vape Mulai Pasang Stiker Edukasi
-
Daftar Nama 10 Calon Pejabat OJK Pilihan Prabowo yang Bakal Ikuti Tes Uji Kelayakan
-
Jaga Transparansi, Bursa Kripto CFX Rilis Laporan Bulanan Industri Digital