Suara.com - Flipster, sebuah platform perdagangan derivatif global, telah menjalin kerja sama strategis dengan BNB Chain untuk menghadirkan fasilitas penarikan bebas biaya, sebagai bagian dari upaya mereka untuk mendemokratisasi akses perdagangan kripto.
Flipster mengungkapkan bahwa kolaborasi ini merupakan perluasan dari model perdagangan tanpa biaya atau zero-fee yang telah diterapkan di platformnya.
Dengan adanya dukungan penarikan tanpa gas fee di jaringan BNB Chain, pengguna Flipster dapat menikmati transaksi yang lebih mudah, murah, dan efisien tanpa adanya biaya tersembunyi maupun risiko slippage.
CEO Flipster, Yongjin Kim, menyatakan bahwa kolaborasi dengan BNB Chain merupakan langkah yang alami dalam mewujudkan visi perusahaan untuk membuka akses perdagangan kripto bagi masyarakat luas.
"Kami berkomitmen untuk menciptakan ekosistem yang berkembang, di mana aset digital dapat diakses oleh semua orang dengan mudah," jelasnya dalam sebuah pernyataan ditulis Jumat (8/11/2024).
Di sisi lain, Direktur Pengembangan Ekosistem di BNB Chain, Gala Wen, menyampaikan bahwa kerja sama ini adalah langkah penting dalam upaya mereka menurunkan hambatan akses ke pasar kripto.
“Berkolaborasi dengan Flipster untuk menyediakan penarikan bebas biaya merupakan bagian dari upaya kami untuk mengurangi hambatan masuk di pasar kripto. Dengan menghapus biaya penarikan, kami memberdayakan lebih banyak pengguna untuk terlibat dengan aset digital, sejalan dengan misi BNB Chain untuk membawa miliaran pengguna baru ke Web3,” jelasnya.
Sejak lama, Flipster telah berkomitmen untuk mengeksplorasi inisiatif sinergis yang mempercepat adopsi kripto. Inisiatif ini mencakup penguatan koneksi dalam ekosistem, penyediaan akses yang mudah ke pasar, dan peningkatan pengalaman perdagangan secara keseluruhan demi mendorong partisipasi yang lebih luas.
Flipster sendiri telah mencatat volume perdagangan bulanan lebih dari US$10 miliar dengan basis pengguna lebih dari satu juta orang.
Baca Juga: Bappebti Izinkan Badan Usaha dan Hukum Berinvestasi di Aset Kripto
Adapun, upaya kerja sama dengan BNB Chain memungkinkan Flipster untuk lebih mudah memanfaatkan aset kripto mereka tanpa harus merogoh kantong untuk membayar biaya penarikan tambahan.
Ini juga sejalan dengan aktivitas pengguna Flipster, di mana sekitar 98% dari total deposit dan penarikan aset di platform ini adalah stablecoin.
Melalui integrasi fitur penarikan bebas biaya dari BNB Chain, pengguna dapat menarik stablecoin seperti USDT dan FDUSD di jaringan BNB tanpa dikenakan biaya tambahan hingga 30 November 2024.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan
-
Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu
-
Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel
-
Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?
-
Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI
-
Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April
-
Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?
-
Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah
-
Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi
-
Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I