Hal ini bentuk kontribusi dalam mengembangkan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat secara optimal, hingga akhinya usaha binaan Pupuk Kaltim berhasil menumbuhkan iklim usaha dengan potensi pasar yang signifikan.
"Upaya ini terus kami dorong agar produk lokal makin dikenal dan memiliki peluang untuk lebih berkembang seiring potensi pasar yang semakin terbuka," kata Anggono.
Selanjutnya untuk program PKT BISA, merupakan upaya Perusahaan untuk menggiatkan kembali pemanfaatan kompos, guna menekan penggunaan pupuk kimia secara berlebih sekaligus mendorong terciptanya ekonomi sirkular di sektor pertanian.
Hal ini dilakukan agar tata kelola lahan yang lebih ramah lingkungan bisa diterapkan para petani dalam memaksimalkan potensi komoditas pertanian.
PKT BISA mengintegrasikan kelompok tani, peternakan, perikanan, UMKM dan Koperasi menjadi kelompok besar yang berlokasi di Dusun Babadan Desa Kepuh Rejo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan Jawa Timur.
Program ini tindaklanjut project Agro Solution Pupuk Kaltim di wilayah tersebut, yang memiliki persoalan hampir sama dengan petani pada umumnya. Yakni terkait kesehatan tanah yang berdampak pada menurunnya hasil produksi komoditas.
Gagasan ini didesain untuk mendorong pemberdayaan masyarakat, dengan menitikberatkan pada pelestarian lingkungan. Seluruhnya diukur dari kesinambungan pendampingan untuk mencapai sasaran program, dengan tujuan akhir mewujudkan masyarakat tangguh dan mandiri di berbagai sektor.
“Dengan program ini, warga Babadan mampu memaksimalkan hasil komoditas serta menjadikan pengolahan kompos sebagai salah satu potensi ekonomi dengan fasilitas memadai,” papar Anggono.
Selain penghargaan program, local hero PKT BISA atas nama Anton Budi Laksono, turut meraih penghargaan CFCD sebagai Terbaik 2 Bidang Perorangan ISDA 2024, dengan judul program Kejar Dunia, Kejar Akhirat.
Baca Juga: Dukung Pemulihan Penyintas Terorisme, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp 820 Juta
Program itu dinilai mampu memberikan nilai tambah pada UMKM manufaktur, dengan menumbuhkan tenaga penggerak masyarakat untuk memperluas peningkatan produksi dan hasil kompos, dari pengelolaan limbah domestik untuk kesejahteraan masyarakat khususnya di Dusun Babadan.
“Kami ucapkan selamat kepada bapak Anton, yang turut berhasil membawa penghargaan ISDA tahun ini. Semoga bisa memotivasi untuk terus berkontribusi dalam pengembangan program PKT BISA kedepannya,” ucap Anggono.
Dari penghargaan ISDA 2024, Anggono memastikan komitmen Pupuk Kaltim untuk terus meningkatkan peran sebagai agen pembangunan, melalui kontribusi optimal di berbagai bidang.
Baik pemberdayaan dan pembinaan masyarakat melalui implementasi TJSL perusahaan, hingga optimalisasi dukungan terhadap 17 indikator SDG's di Indonesia secara terarah dan berkesinambungan.
“Pupuk Kaltim akan terus berupaya meningkatkan peran dalam mendorong kemandirian masyarakat hingga pengelolaan lingkungan secara optimal, sehingga tujuan pembangunan berkelanjutan tercapai sesuai sasaran,” pungkas Anggono.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI