Suara.com - Bank Indonesia (BI) berkolaborasi dengan sinergi antarpemangku kepentingan menjadi elemen penting dalam memperkuat edukasi perlindungan konsumen melalui Gerakan Bersama Edukasi Perlindungan Konsumen (GEBER PK).
Adapun koloborasi ini menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), asosiasi, serta pelaku di sektor keuangan.
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Doni Primanto Joewono mengatakan agar konsumen melindungi data pribadi. Hal ini dilakukan agar tidak terkena penipuan yang dilakukan orang tidak dikenal.
" Kalau di BI itu perlindungan konsumen itu penting. Salah satu yang haeus dilakukan punya fraud detective system," katanya di Jakarta, Rabu (11/12/2024).
Dia pun menyarankan agar konsumen tidak memberikan data pribadi ke orang lain. Termasuk membuat kode pin tidak menggunakan ulang tahun sendiri atau kekasih.
" Untuk melindungi data pribadi itu pertama yaitu pin jangan ultah kita jangan ultah kekasih. Memang kita harus paham layanan keuangan," bebernya.
Dia menambahkan Bank Indonesia juga sudah meningkatkan data konsumen pada lembaga perbankan. Salah satunya membuat sistem keamanan yang tinggi.
" Penyelenggara sistem pembayaran ini wajib menjaga konsumen dengan membuat sistem securitynya tinggi lalu bisa mendeteksi otp. Perlindungan konsumen bisa dari konsumen dan penyelenggara," jelasnya.
Baca Juga: Jurus OJK Cegah Praktik Greenwashing untuk Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkait
-
Para Bos OJK Mundur Berjamaah, Kini Giliran Mirza Adityaswara
-
Pejabat OJK-BEI Mundur Saja Tak Cukup, Ketua Banggar DPR Desak Rombak Aturan 'Free Float'
-
Karier Mahendra Siregar, Bos OJK yang Mengundurkan Diri Imbas Geger MSCI
-
3 Pejabat OJK Tiba-tiba Mundur, Salah Satunya Mahendra Siregar
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Para Bos OJK Mundur Berjamaah, Kini Giliran Mirza Adityaswara
-
Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI, Punya Pengalaman Danareksa Hingga Pertamina
-
PIS Catat Kurangi 116 Ribu Ton Emisi di 2025
-
AMSI dan Deep Intelligence Research Teken MoU Diseminasi Riset
-
AMSI Gandeng Deep Intelligence Research Gelar Diskusi Mengupas Masa Depan Media
-
Karier Mahendra Siregar, Bos OJK yang Mengundurkan Diri Imbas Geger MSCI
-
Bukukan Penjualan Rp2,7 Triliun, Linktown Ungkap Tren Properti Regional 2026
-
Melalui Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri Perluas Akses Gizi dan Air Bersih
-
3 Pejabat OJK Tiba-tiba Mundur, Salah Satunya Mahendra Siregar
-
Demi Jaga Inflasi, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga Bansos Jelang Ramadan