Suara.com - PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau yang dikenal sebagai BKI, sebagai pemimpin Holding BUMN Jasa Survei, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas kerja sama bisnis dengan pihak internasional.
Hal ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Turk Loydu selaku badan klasifikasi kapal asal Turki yang juga merupakan anggota IACS.
Dihadiri langsung oleh Direktur Operasi PT BKI (Persero), R. Benny Susanto dan Ketua Majelis BKI, Marsetio serta General Manager Turk Loydu, Lutfu Savaskan, yang bertindak sebagai perwakilan resmi dari kedua belah pihak.
"Momentum ini menjadi langkah strategis dalam mempererat hubungan bilateral antar perusahaan yang bergerak di bidang klasifikasi kapal," kata Benny ditulis Rabu (11/12/2024).
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini bertujuan untuk membuka peluang kerja sama strategis di berbagai bidang, termasuk klasifikasi tunggal maupun ganda dalam proses sertifikasi material dan komponen, penyediaan layanan engineering, serta pelaksanaan survei kondisi dan audit untuk kapal perang.
Kerja sama terkait kapal perang ini mencakup kapal-kapal " Naval Ships " yang berada di bawah pengelolaan atau pengadaan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, dengan ketentuan dan rincian lebih lanjut yang akan ditetapkan dalam perjanjian tersendiri oleh para pihak yang bersangkutan.
"Melalui kolaborasi ini, PT BKI (Persero) dan Turk Loydu mempertegas komitmen bersama dalam menghadirkan layanan berkualitas tinggi di bidang klasifikasi dan inspeksi kapal, demi mendukung perkembangan industri maritim, baik di Indonesia maupun secara global." pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA
-
Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia
-
Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!
-
Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan
-
Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG
-
Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030
-
Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene
-
Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia
-
Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas
-
Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana