Memulai dan membangun bisnis yang sukses bukanlah hal yang mudah. Sebab, biasanya risiko kegagalan serta keuntungan yang tidak sesuai bisa merugikan calon pengusaha.
Namun, kegagalan bisnis adalah kejadian umum, tetapi ada cara untuk menghindarinya, termasuk memilih untuk membeli atau memulai bisnis dengan risiko kegagalan yang rendah.
Berikut bisnis yang tidak banyak alami kerugian tapi menguntungkan dilansir dari Businessforsale:
1. Bisnis Laundry
Bisnis laundry dapat menguntungkan secara finansial jika hal-hal mendasar, seperti lokasi, mesin, pemasaran, dan pemeliharaan, tepat.
Skalabilitas, fleksibilitas, dan arus kas yang mudah ditangani menjadikan bisnis cuci pakaian menjadi pilihan yang masuk akal bagi investor bisnis yang berpengalaman dan baru.
2. Bisnis Mesin Penjual Otomatis
Tingkat keberhasilan bisnis mesin penjual otomatis biasanya di atas 80%. Bisnis mesin penjual otomatis adalah bisnis berisiko rendah lainnya yang menghasilkan laba tinggi. Periode pengembalian investasi lengkap untuk bisnis ini adalah 12 hingga 18 bulan.
Membeli mesin penjual otomatis adalah investasi yang bagus karena memiliki biaya overhead yang rendah dan memerlukan perawatan minimal. Anda dapat membeli mesin penjual otomatis bekas dengan harga yang sangat wajar dan menyimpannya dengan produk-produk penting yang banyak diminati.
3. Bisnis Panti Jompo
Perumahan untuk lansia merupakan salah satu bisnis yang akan selalu diminati, dan kebutuhan akan fasilitas perawatan lansia baru akan meningkat dalam beberapa dekade mendatang. Selain itu, pusat perawatan lansia tampaknya merupakan investasi yang tahan terhadap resesi.
4. Bisnis E-Commerce
Era digital telah menghadirkan peluang luar biasa bagi para pengusaha. Memulai bisnis e-commerce memungkinkan Anda untuk memasuki pasar global dan membutuhkan infrastruktur fisik yang minimal. Dengan menerapkan upaya dan strategi pemasaran yang tepat, Anda menyajikan produk dan layanan kepada khalayak di seluruh dunia tanpa kendala lokasi fisik.
5. Bisnis Jasa Layanan Kebersihan
Industri pembersihan memiliki nilai pasar dan keuntungan tinggi. Bisnis pembersihan adalah layanan berisiko rendah dan diminati yang dapat Anda mulai jika memiliki bakat dalam membersihkan dan menata.
Baca Juga: Bolekaka Ajak Pelaku UMKM Kolaborasi Kembangkan Bisnis
6. Bisnis Jasa Penitipan Hewan
Industri perawatan dan layanan hewan peliharaan merupakan peluang menjadi usaha yang menguntungkan. Apalagi, banyak yang memelihara hewan membuat bisnis ini memiliki risiko rendah gagal tapi punya penghasilannya yang menguntungkan.
Berita Terkait
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
Di Balik Ledakan Data Era AI, Sosok Perempuan Ini Bicara soal Masa Depan Bisnis Indonesia
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis
-
Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah
-
Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik
-
Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?