Suara.com - AirNav Indonesia menyelenggarakan Program Peningkatan Kapasitas UMKM Binaan bertajuk "Bersama AirNav, UMKM Mengudara" yang bertujuan untuk memberdayakan UMKM binaan dari wilayah Gresik dan Malang melalui pelatihan intensif di bidang inovasi bisnis dan digitalisasi.
Melalui program ini, para peserta berhasil memperoleh keterampilan baru, mulai dari manajemen bisnis, pemasaran digital, hingga fotografi produk. Dengan pendekatan yang komprehensif, kegiatan ini dirancang untuk membantu pelaku UMKM menghadapi tantangan di era digital sekaligus meningkatkan daya saing mereka di pasar lokal maupun nasional.
Sebagai bagian dari komitmen AirNav Indonesia terhadap tanggung jawab sosial dan pencapaian SDGs nomor 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, program ini dirancang untu memberikan dampak positif bagi UMKM binaan.
Irva Damayanti, Junior Manager TJSL AirNav Indonesia, menegaskan pentingnya program ini sebagai bagian dari komitmen AirNav dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
“Program ini bukan hanya soal belajar keterampilan baru, tetapi juga soal membangun semangat untuk terus maju dan berinovasi. Kami ingin melihat UMKM binaan kami naik kelas, mampu memanfaatkan teknologi digital, dan membuka akses pasar yang lebih luas, baik di tingkat lokal maupun nasional,” kata Irva dalam keterangannya, Kamis (19/12/2024).
Selain itu, Irva menegaskan komitmen AirNav Indonesia untuk memperluas jangkauan program ke berbagai wilayah lainnya, termasuk daerah-daerah terpencil yang memiliki potensi besar tetapi keterbatasan akses terhadap teknologi dan pasar.
Program ini memberikan pelatihan komprehensif yang menghasilkan capaian seperti pemasaran digital dasar, dimana peserta mempelajari langkah-langkah praktis untuk mendaftarkan produk mereka ke platform e-commerce dan memahami strategi dasar pemasaran digital yang efektif untuk meningkatkan jangkauan bisnis.
Pengelolaan media sosial, dimana peserta dilatih untuk mengelola media sosial secara profesional, termasuk teknik pembuatan konten kreatif dan menarik yang mampu meningkatkan interaksi dengan audiens sekaligus memperkuat branding usaha mereka.
Lalu ada fotografi dan katalog produk, pelatihan ini mencakup teknik dasar fotografi produk menggunakan ponsel atau alat sederhana lainnya, yang dikombinasikan dengan praktik penyusunan katalog produk digital yang menarik untuk meningkatkan daya tarik visual produk di platform online.
UMKM binaan kini memiliki akun media sosial bisnis aktif, dilengkapi dengan katalog produk yang sederhana namun menarik, untuk memperluas jangkauan pemasaran melalui e-commerce.
Peserta mampu menghasilkan foto produk berkualitas menggunakan alat sederhana, yang meningkatkan daya tarik visual produk mereka di platform digital.
Program ini menjadi langkah awal AirNav Indonesia untuk mendukung UMKM dalam mengatasi tantangan global sekaligus membuka peluang baru. Dengan keterampilan yang mereka peroleh, UMKM binaan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, dan menciptakan peluang ekonomi baru di daerah masing-masing.
“Melalui digitalisasi, kami percaya bahwa UMKM memiliki potensi besar untuk bersaing tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga di tingkat nasional dan internasional,” tutup Irva Damayanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu