Suara.com - Profil organisasi internasional Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) disorot setelah memasukkan mantan Presiden Joko Widodo dalam daftar salah satu pemimpin terkorup sepanjang 2024. Selain Jokowi, dalam daftar yang sama ada juga Presiden Suriah Bashar Al Assad, Presiden Kenya William Ruto, dan Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu.
OCCRP merupakan salah satu organisasi jurnalisme investigasi terbesar di dunia, berkantor pusat di Amsterdam dengan staf yang tersebar di enam benua di seluruh dunia.
Organisasi ini mengelola ruang redaksi nirlaba yang bekerja sama dengan institusi pers di seluruh dunia, menerbitkan cerita – cerita investigatif sekaligus melayani publik.
Didirikan oleh wartawan investigasi veteran Drew Sullivan dan Paul Radu pada tahun 2007, OCCRP dimulai di Eropa Timur dengan beberapa mitra dan telah tumbuh menjadi kekuatan utama dalam jurnalisme investigasi kolaboratif, menjunjung standar tertinggi untuk pelaporan kepentingan publik.
Kerja – kerja OCCRP mengacu pada empat pilar utama yakni investigasi yang kolaboratif, infrastruktur dan perangkat yang mapan untuk menggerakkan jurnalisme investigasi, inovasi dalam laporan jurnalisme, serta memberi dampak untuk memerangi kriminalitas dan korupsi.
Seperti prinsip dasar jurnalisme yakni bekerja untuk publik, OCCRP melaporkan topik yang diliput secara mendalam oleh beberapa organisasi berita lain, termasuk bagaimana kejahatan dan korupsi memicu krisis di zaman kita: perang, perubahan iklim, ketidaksetaraan, dan ancaman terhadap demokrasi.
Menyelidiki isu-isu sulit di beberapa negara paling berbahaya di dunia, OCCRP melihat apa yang penting di setiap sudut dunia, membantu wartawan lokal membuat koneksi lintas batas, dan membawa cerita mereka ke audiens yang lebih besar.
Pembaca datang ke OCCRP untuk mendapatkan berita dan informasi yang tidak dapat mereka dapatkan di tempat lain dan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih luas tentang bagaimana kejahatan terorganisir dan korupsi beroperasi saat ini.
Proses masuknya Jokowi sebagai salah satu tokoh terkorup dimulai ketika redaksi OCCRP meminta nominasi dari para pembaca, jurnalis, juri Person of the Year, dan pihak lain dalam jaringan global mereka. Kemudian mendefinisikan pemerintahan korup sebagai pemerintah yang melanggar HAM, memanipulasi pemilu, menjarah sumber daya alam.
Baca Juga: Jokowi Dinobatkan Jadi Tokoh Terkorup 2024, Rocky Gerung: Sejarah Memalukan
Menanggapi hal ini, pendukung Jokowi menyebutkan bahwa suara sumbang terhadap presiden ketujuh RI itu diakibatkan oleh sakit hati.
"Itu suara barisan sakit hati, mereka yang belum bisa move on dari kekalahan di Pilpres. Ada jejak digital bahwa OCCRP membuka ke publik untuk menominasikan Corrupt Person of The Year sampai 5 Desember lalu. Jadi ada polling. Nah, barisan sakit hati itu yang memobilisasi suara," kata Wakil Ketua Umum DPP PSI Andy Budiman dalam keterangannya, Selasa (31/12/2024).
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Alasan OCCRP Masukkan ke Nominasi Tokoh Terkorup Dunia: Bukan Lewat Voting, Juri Kami ...
-
Jokowi Main Kembang Api Bareng Cucu, Publik Salfok ke Paspampres: Lebih Senang Ketimbang Ethes
-
Relawan Jokowi Curigai OCCRP: Voting Setingan, Fitnah Keji!
-
Heboh! Jokowi Disebut Tokoh Terkorup Dunia, Relawan: Serangan Proksi ke Indonesia!
-
Jokowi Dinobatkan Jadi Tokoh Terkorup 2024, Rocky Gerung: Sejarah Memalukan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah