Suara.com - Kantor Pusat Perum Bulog dipenuhi antusiasme pada Senin pagi dalam acara bertajuk Ngobras (Direksi Mendengarkan). Acara ini menghadirkan seluruh Direksi Bulog yang berdiskusi langsung dengan karyawan secara luring dan daring se-Indonesia.
Tidak hanya mendengarkan, Ngobras menjadi sarana untuk menyampaikan visi perusahaan dan menciptakan semangat bersama dalam menyongsong target perusahaan. Sebagai bagian dari implementasi Core Values AKHLAK, program ini merupakan langkah strategis dalam Transformasi Budaya Perusahaan Tahun 2024.
“Transformasi bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga human capital Bulog,” ungkap Direktur Utama Perum Bulog, Wahyu Suparyono, saat membuka diskusi.
Menurutnya, Ngobras adalah momentum refleksi sekaligus akselerasi menuju target tahun 2025.
Bulog menutup tahun 2024 dengan berbagai capaian luar biasa dalam menjalankan penugasan dari Pemerintah. Melalui Badan Pangan Nasional yang merupakan perpanjangan tangan dari Pemerintah, Bulog telah menyalurkan Bantuan Pangan Beras tahap pertama hingga ketiga dengan total total 1,96 juta ton.
Di sisi lain, realisasi penugasan pemerintah yang lain yakni Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mencatat angka sebesar 1,38 juta ton. Tak hanya itu, Bulog juga berhasil menyalurkan 429 ribu ton beras komersial dan 303 ribu ton jagung. Sebagai pengelola pangan strategis nasional, Bulog terus berinovasi demi memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selain itu, sepanjang tahun 2024, Bulog mencatat penyerapan hasil dalam negeri sebesar 1,26 juta ton setara beras. Angka ini terdiri dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 831 ribu ton dan beras komersial sebanyak 434 ribu ton. Penyerapan yang signifikan ini menjadi bukti nyata komitmen Bulog dalam mendukung petani lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Momentum Menuju 2025
Acara Ngobras menjadi ruang bagi seluruh elemen Bulog untuk saling berbagi ide dan refleksi capaian.
“Bulog siap menjalankan penugasan – penugasan Pemerintah tahun 2025, mulai dari Penyaluran Bantuan Pangan, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Penyerapan Gabah/Beras dalam upaya Swasembada Pangan berikut program-program lain yang mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” tegas Wahyu Suparyono.
Baca Juga: Beras Impor Bakal Kena PPN 12 Persen, Ini Perbandingan Harganya Beras Lokal
Optimisme ini didasari oleh keberhasilan perusahaan mengelola lebih dari 3,8 juta ton beras sepanjang 2024. Keberhasilan ini, menurut Wahyu, tidak lepas dari semangat kebersamaan dan kerja keras insan Bulog.
“Dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan komitmen tinggi, saya yakin kita mampu menghadapi segala tantangan di tahun 2025 dan melampaui target yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Pemerintah Siapkan Bansos Beras Selama Enam Bulan 2025, Siapa Saja yang Dapat?
-
Perkuat Ketahanan Pangan, Food Station Luncurkan Program FoodHub dan Beras Resik
-
Gebrakan Ketahanan Pangan, Prabowo Setop Impor dan Naikkan HPP Gabah-Jagung
-
Hasil Ratas Swasembada Pangan: Prabowo Setop Impor Beras Tahun Depan, Harga Gabah dan Jagung Naik Rp500 per Kg
-
Jelang Tahun Baru, Harga Beras Premium Naik
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz
-
Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak
-
Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?
-
Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar
-
IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi
-
Lawan Overcapacity, Strategi Transformasi SIG Mulai Berbuah Manis
-
Lahan Pusat Kota Menipis, Kawasan Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru
-
Cara Payfazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan
-
Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram
-
MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini