Suara.com - BRI Life berkolaborasi dengan BRI Research Institute, melaksanakan program pemberdayaan UMKM di Bungbulang Garut dengan mendirikan Rumah Sentra Produksi Opak yang dilengkapi peralatan modern.
Program ini telah berjalan selama 3 (tiga) bulan, mulai dari 23 September 2024 sampai dengan 31 Desember 2024. Selain memberikan peralatan produksi, BRI Life juga memberikan pelatihan keuangan dan kewirausahaan kepada pelaku UMKM di Bungbulang, serta asuransi gratis kepada 30 peserta program untuk memberikan perlindungan finansial sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Program ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal.
Adalah Rumah Sentra Produksi Opak, yang dibangun BRI Life untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha di Bungbulang dengan fasilitas produksi modern.
Sentra produksi ini dilengkapi dengan mesin otomatis untuk mengolah adonan dan memanggang opak. Inisiatif ini merupakan hasil evaluasi fase pertama pemberdayaan yang mengidentifikasi kendala, yakni terbatasnya kapasitas produksi.
Teknologi yang diterapkan dirancang untuk membantu pelaku UMKM mengatasi hambatan yang sebelumnya menghalangi potensi pertumbuhan bisnis mereka.
"Dengan adanya sentra produksi ini, diharapkan Opak Bungbulang dapat diproduksi dalam skala yang lebih besar, memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat, serta memperluas dampak positif bagi masyarakat lokal,” kata Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan BRI Life, Ade Nasution ditulis Senin (20/1/2025).
Selain memberikan bantuan peralatan, pelaku UMKM juga menerima pelatihan intensif yang meliputi manajemen keuangan, rebranding kemasan, penetapan harga pokok penjualan, serta pengelolaan mutu.
Langkah-langkah ini bertujuan untuk menjaga kualitas Opak Bungbulang sekaligus meningkatkan daya saing produk di pasar yang lebih luas. Diharapkan, dengan upaya ini, Opak Bungbulang semakin dikenal oleh masyarakat luas sebagai ikon khas kota Garut.
Baca Juga: Rela Bantu Pedagang UMKM Tanpa Dibayar, Adab Ayu Ting Ting Tuai Pujian
Program ini tidak hanya menyediakan fasilitas fisik dan pelatihan manajemen, tetapi juga berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha tentang pentingnya perlindungan finansial.
Sebanyak 30 peserta program mendapatkan asuransi gratis dari BRI Life, yang disertai dengan edukasi mendalam mengenai manfaat asuransi, hak, dan kewajiban peserta.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan memperkuat ketahanan ekonomi para pelaku usaha, sehingga mereka dapat fokus pada pengembangan usaha yang berkelanjutan dan menghadapi tantangan dengan lebih siap.
Pelatihan intensif yang diberikan kepada pelaku UMKM diharapkan dapat memastikan kualitas opak tetap terjaga dan terus meningkat, dengan kemasan baru yang lebih menarik dan modern, produk Opak Bungbulang diharapkan juga akan dapat bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk supermarket dan toko oleh-oleh.
Pelatihan manajemen keuangan juga dilakukan agar dapat membantu pelaku UMKM mengelola keuangan mereka secara lebih profesional, mendukung keberlanjutan usaha, dan memberikan keterampilan yang akan meningkatkan kesejahteraan mereka dalam jangka panjang.
Melalui pelatihan ini, BRI Life mendukung pelaku UMKM Bungbulang untuk mengelola usaha mereka dengan tata kelola yang lebih baik. Hal ini pada gilirannya akan meningkatkan kredibilitas usaha mereka di pasar yang lebih luas.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS
-
Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik
-
Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah
-
Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya