Suara.com - Munculnya AI DeepSeek dari China memberi dampak pada kondisi pasar kripto secara global. Pada awal pekan ini, harga kripto Bitcoin sempat turun 7 persen, meleset di bawah 98.000 dollar AS (sekitar Rp 1,58 miliar) per unit.
Platform analitis kripto Coingeckox mencatat bahwa investor massal menjual aset kriptonya pada tanggal tersebut dengan total likuidasi mencapai 861,48 juta dollar AS (sekitar Rp 13,9 triliun).
Analis yang sama menyebutkan bahwa penurunan harga kripto ini terkait dengan reaksi pasar terhadap DeepSeek, yang dinilai memengaruhi industri teknologi global.
Ash Crypto, seorang pakar kripto, mengatakan bahwa penurunan harga Bitcoin dan aset kripto lainnya dipengaruhi oleh kondisi pasar saham, bukan hanya faktor internal pasar kripto.
Sedangkan Ran Neuner, pendiri platform Crypto Banter, dalam pernyataan yang dikutip dari Cointelegraph mengatakan adanya potensi efek domino. Menurutnya, penurunan nilai saham perusahaan teknologi akibat kehadiran DeepSeek bisa memicu aksi jual di pasar kripto.
"Jika saham-saham ini anjlok, orang-orang akan kehilangan uang dan berupaya keluar dari semua pasar berisiko, termasuk kripto," ujar Neuner.
Ada kemungkinan penurunan pasar kripto dipengaruhi penilaian ulang saham teknologi yang overvalued. Popularitas DeepSeek saat ini memengaruhi harga saham sejumlah perusahaan teknologi, utamanya adalah Nvidia, hingga berdampak pada nilai perusahaan yang dipimpin oleh Jensen Huang tersebut.
Pabrikan chip asal Amerika Serikat, Nvidia, mendapati penurunan nilai kapitalisasi pasar perusahaan hingga nyaris 600 miliar dollar AS (sekitar Rp 9.714 triliun) pada Senin, 27 Januari 2025. Hal ini dikarenakan AI DeepSeek dikembangkan menggunakan chip Nvidia H800 yang lebih murah dan lebih rendah kapasitasnya dibandingkan chip Nvidia H100 yang banyak dipakai untuk pengembangan model AI seperti OpenAI, Google, dan Meta.
Kecemasan di kalangan investor timbul karena khawatiran bahwa teknologi ini dapat menurunkan permintaan terhadap chip AI yang selama ini menjadi andalan Nvidia.
Baca Juga: Saham Emiten Milik Aguan PANI Kebakaran Hari Ini, Gegara Pagar Laut Tangerang?
"Jika saham-saham ini anjlok, orang-orang akan kehilangan uang dan berpotensi menghancurkan semua pasar berisiko karena karena orang-orang berupaya keluar dari risiko," ujar Neuner.
Selain Bitcoin, data CoinGecko juga menunjukkan bahwa kapitalisasi pasar kripto AI menurun. Kripto AI adalah jenis kripto yang menggabungkan teknologi AI dengan blockchain. Beberapa contoh kripto AI yaitu Internet Computer Protocol dan Akash Network.
Berita Terkait
-
Apa Keunggulan DeepSeek? Teknologi AI China Diramal Hancurkan ChatGPT
-
5 Fakta Menarik DeepSeek: Teknologi AI China Murah Meriah, Guncang Pasar Saham Dunia
-
500 Orang Terkaya di Dunia Kehilangan Hartanya Rp 1.754 Triliun Imbas Deepseek
-
DeepSeek vs. ChatGPT: Siapkah AI Baru Ini Menggeser Sang Raja Chatbot?
-
DeepSeek: Startup AI Baru dari China yang Diklaim Menyaingi OpenAI
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
Harga BBM Berpotensi Naik April, Gimana Nasib Operasional Transportasi Umum?
-
Ketum Gekrafs Ngamuk Ide dan Editing Dihargai Nol: Bebaskan Amsal Sitepu
-
Purbaya Akan Mutasi Ratusan Pegawai Ditjen Anggaran ke DJP
-
Mentan Amran: Etanol Bisa Gantikan Pertalite dan Pertamax di Masa Depan
-
Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan
-
Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar
-
IHSG Semakin Menurun di Sesi I, 453 Saham Kebakaran
-
Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk
-
Daftar Harga Pangan yang Naik Pasca lebaran, Bawang Melonjak Tajam!
-
BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu