Suara.com - Tik Star Media Indonesia sukses meraih penghargaan bergengsi sebagai “Affiliate Partner of The Year” dalam ajang ShopTokopedia dan Tokopedia Summit 2024/2025.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran Tik Star Media Indonesia dalam menjembatani brand dan kreator melalui sistem afiliasi, yang telah berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekosistem e-commerce di Indonesia.
Sebagai salah satu agency afiliasi terkemuka di tanah air sejak 2021, Tik Star Media Indonesia telah membantu ribuan UMKM dan brand meningkatkan visibilitas serta penjualan melalui strategi pemasaran berbasis konten digital, live streaming, dan influencer marketing.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi erat dengan TikTok Shop dan Tokopedia, yang kini mencatat pertumbuhan nilai transaksi hingga 30 kali lipat dan peningkatan pendapatan UMKM hingga 95%.
Dalam acara yang digelar di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Tomy Li, selaku CEO Tik Star Media Indonesia dan iBooming, menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya untuk terus mengembangkan ekosistem digital marketing yang semakin kuat dan inklusif.
“Penghargaan ini adalah bukti bahwa sistem afiliasi memiliki dampak besar bagi UMKM dan kreator di Indonesia. Saya berharap kita semua dapat terus membangun ekosistem digital yang lebih maju, memberdayakan lebih banyak kreator, serta memberikan solusi pemasaran yang efektif bagi brand dan UMKM,” ujar Tomy Li, dalam keterangan resminya, Senin (10/2/2025).
Sebagai bagian dari iBooming, platform digital showcase terbesar di Asia Tenggara, Tik Star Media Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam industri affiliate marketing dan influencer marketing.
Dengan lebih dari 1 juta kreator di 5 negara (Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina), iBooming dan Tik Star Media Indonesia kini bekerja bersama untuk menghadirkan peluang ekonomi digital yang lebih luas bagi kreator, afiliator, dan UMKM.
Penghargaan ini semakin menegaskan komitmen Tik Star Media Indonesia untuk terus berinovasi dalam strategi pemasaran digital dan memperkuat kolaborasi dengan TikTok Shop serta Tokopedia. Dengan langkah ini, diharapkan semakin banyak UMKM dan individu yang dapat meraih kesuksesan dalam ekonomi digital yang berkembang pesat.
Baca Juga: Bukalapak: Simbol Sukses IPO Startup, Tapi Mati di Era Digital
Tag
Berita Terkait
-
Ini Hari Terakhir Bukalapak Sebelum Resmi 'Tutup Lapak'
-
Promo ShopeePay Masih Berlangsung: Nikmati Jajan Mie Ayam, Roti, Kopi Susu Hingga Kotak Makan Serba Rp1.000
-
Ini 5 Tren Produk yang Diprediksi Laris Manis di Marketplace
-
Kemenperin Minta Shopee-Tokopedia dkk Utamakan Jual Produk Buatan Dalam Negeri
-
Setelah Lepas Bisnis E-Commerce Produk Fisik, Bukalapak Kini Digugat PKPU
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Laba Medco Ambles 72 Persen, Beban Utang Membengkak di Tengah Merosotnya Harga Komoditas
-
Motor Ekonomi Baru, Kampung Nelayan Bisa Produksi hingga 2,15 Juta Ton Ikan per Tahun
-
Harga CPO Melonjak, Harga Kakao Anjlok Tajam
-
BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM
-
Perbankan Berbondong-bondong Beri Kredit Triliunan Rupiah ke Program MBG
-
Trump akan Lanjutkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas 100 Dolar AS
-
Ribuan PPPK Terancam Diberhentikan, Regulasi Alokasi APBD Jadi Penyebab?
-
Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026
-
Pasar Semen Lesu, Laba Indocement Justru Melompat 12 Persen di 2025
-
Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Level Rp16.983