Suara.com - Menteri Investasi dan Hiliriasi/Kepala BKPM Rosan P Roeslani buka suara soal adanya aksi 'premanisme organisasi masyarakat (ormas) di Kawasan Industri. Sampai-sampai, para investor pun merasa terganggu akibat adanya aksi para ormas tersebut.
Menurut Rosan, memang perlu ada diskusi dengan para ormas agar komunikasi di sekitar kawasan industri berjalan lancar.
Rosan menyebut, kehadiran investor sangat penting di kawasan industri, karena menciptakan lapangan pekerjaan yang bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar.
"Kalau saya lihatnya, perlu ada ini aja, ada komunitas diskusi yang lebih baik lah yang penting dengan investasi ini masuk, kalau semua lancar, semuanya damai dan itu kan juga menciptakan lapangan pekerja di situ," ujar Rosan seperti dikutip, Rabu (12/2/2025).
Rosan menilai, pengembangan kawasan industri di suatu daerah juga bisa menggairahkan perekonomian di suatu wilayah.
"Jadi penduduk sekitar bisa mempunyai misalnya restoran, mempunyai penginapan yang bisa disewakan pada para pekerja-pekerjanya jadi menurut kami ya community-nya, diskusinya perlu ini," kata dia.
Untuk diketahui, Himpunan Kawasan Industri (HKI) melaporkan banyaknya aksis 'premanisme' yang sering menghalangi kegiatan di kawasan industri.
Bahkan, keluhan investor ini telah diadukan ke Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Alasan Premanisme dan Ormas 'Abal-abal' Bisa Bikin Ekonomi Indonesia Melambat
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Profil Qatar Airways: Maskapai Cetak Rekor Laba Fantastis, Kini Tertekan Perang
-
Transaksi Aset Kripto Capai Rp29,24 Triliun di Januari 2026
-
AS Rugi Rp 91 Triliun dalam 100 Jam Operasi Militer Lawan Iran
-
Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta
-
Respons Garuda Indonesia Usai Tak Lagi Dapat Bintang 5 dari Skytrax
-
Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Tembus USD100 Pekan Depan
-
Sudah Punya Direksi Asing, Tapi Garuda Indonesia Malah Turun Kasta Jadi Bintang 4
-
Garuda Indonesia Turun Kasta Jadi Bintang 4, Kenyamanan dan Fasilitas Menurun
-
Ketum PERBANAS Hery Gunardi Beberkan Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional