Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa pemerintah saat ini sedang menyelesaikan finalisasi Peraturan Presiden (Perpres). Perpres ini bertujuan untuk memastikan pemberian tunjangan kinerja (tukin) bagi dosen di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang belum menerimanya.
“Saat ini, kami sedang memproses perhitungan dan pendataan. Perpres juga sedang dalam tahap finalisasi,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Jakarta, pada hari Jumat.
Menkeu menjelaskan bahwa dosen yang belum dan akan segera menerima tunjangan kinerja meliputi beberapa kategori. Pertama, dosen di PTN Badan Layanan Umum (BLU) yang belum menerapkan sistem remunerasi bersama dosen PTN satuan kerja (satker) di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek).
Kedua, dosen Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) yang saat ini sudah menerima tunjangan profesi tetapi belum mendapatkan tunjangan kinerja.
Sri Mulyani memastikan bahwa Perpres terkait pemberian tunjangan kinerja bagi dosen tersebut akan segera diselesaikan.
“Keputusan mengenai tunjangan kinerja untuk dosen PTN satker di lingkungan Kemendikti Saintek, dosen PTN BLU yang belum menerapkan remunerasi, serta dosen PNS LLDIKTI dan dosen di kementerian/lembaga lainnya, sedang dalam proses finalisasi Perpres. Ini akan diselesaikan dalam waktu dekat,” jelasnya.
Sementara itu, untuk dua kategori dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya, yaitu dosen di PTN Badan Hukum (PTNBH), mereka telah dan akan terus menerima tunjangan kinerja atau remunerasi sesuai standar PTNBH.
Selain itu, dosen di Perguruan Tinggi (PT) kategori BLU yang sudah menerapkan sistem remunerasi juga telah mendapatkan tunjangan kinerja atau remunerasi.
Berdasarkan data yang diungkapkan oleh Menkeu, saat ini terdapat total 97.734 dosen dari empat kategori dosen ASN tersebut yang akan terdampak oleh kebijakan ini.
Baca Juga: Mau Jadi Perwira Polisi? Cek Besaran Gaji dan Tunjangan Lulusan Akpol di Sini!
Dengan adanya Perpres ini, diharapkan semua dosen di berbagai kategori PTN dapat menerima tunjangan kinerja secara adil dan merata, sehingga mendukung kesejahteraan dan kinerja mereka dalam dunia pendidikan tinggi.
Berita Terkait
-
Kena Imbas Efisiensi Anggaran, Tunjangan Keluarga Pahlawan Kini Disetop Pemprov Jakarta
-
Gaji & Tunjangan Deddy Corbuzier Setara Bayaran 270 Kader Posyandu
-
Diundang Sebagai Dosen Tamu, Anies Bongkar Rahasia Jadi Pemimpin Hebat, Warganet: Gibran Kapan?
-
Ramadan Sebentar Lagi, Kapan THR 2025 Akan Cair?
-
Mau Jadi Perwira Polisi? Cek Besaran Gaji dan Tunjangan Lulusan Akpol di Sini!
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025
-
Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar
-
DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026
-
Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa
-
Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang
-
UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI
-
Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global
-
Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun
-
Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat
-
Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi