Suara.com - Dalam sepekan, kalender ekonomi dipenuhi dengan berbagai data dan peristiwa penting yang akan memengaruhi pasar keuangan global maupun domestik. Berbagai rilis data dan kebijakan dari dalam negeri maupun internasional akan menjadi fokus utama para pelaku pasar.
Dari Dalam Negeri: Keputusan BI Rate dan Data Ekonomi Penting
Bank Indonesia (BI) akan menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) selama dua hari, dimulai pada Selasa, dan mengumumkan keputusan mengenai suku bunga acuan (BI Rate) pada Rabu. Menurut konsensus pasar yang dihimpun Bloomberg, BI diperkirakan akan mempertahankan BI Rate di level 5,75%. Keputusan ini menarik perhatian mengingat pada RDG sebelumnya, BI mengejutkan pasar dengan memotong suku bunga sebesar 25 basis poin, padahal pasar memperkirakan suku bunga akan dipertahankan.
Sebelum pengumuman BI Rate, BI akan merilis data Statistik Utang Luar Negeri (SULN) untuk Desember 2024. Pada hari yang sama, Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan kinerja perdagangan Indonesia untuk Februari 2024. Setelah keputusan BI Rate, BI juga akan merilis laporan Neraca Pembayaran untuk kuartal IV-2024.
Rilis Data dan Kebijakan Penting
Di tingkat global, pasar akan mencermati rilis Risalah Rapat Federal Reserve (The Fed) dari pertemuan Januari lalu. Selain itu, data kinerja manufaktur Amerika Serikat (AS) juga akan dirilis.
Pekan ini juga akan diwarnai dengan rilis data inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan kinerja perdagangan dari berbagai negara, serta laporan keuangan dari perusahaan-perusahaan besar dunia.
Berikut adalah rangkuman lengkap kalender ekonomi sepekan secara nasional:
Selasa, 18 Februari 2025
- Domestik:
- Dimulainya Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG) bulan Februari.
- Lelang Surat Utang Negara (SUN) oleh Kementerian Keuangan RI dengan target indikatif Rp26 triliun.
Baca Juga: Survei BI, Kinerja Penjualan Eceran Januari Terkontraksi
Rabu, 19 Februari 2025
- Domestik:
- Pengumuman keputusan BI Rate oleh Bank Indonesia.
- Global
- Informasi Inflasi harga properti China
- Perilisan data Inflasi Inggris, Afrika Selatan
Risalah rapat The Fed
Kamis, 20 Februari 2025
- Domestik:
- Economic Outlook Bloomberg Technoz digelar, menghadirkan sejumlah pembicara terkemuka seperti Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ekonomi Bambang Brodjonegoro, dan lainnya.
- Rilis laporan Neraca Pembayaran RI kuartal IV-2024.
- Penutupan masa pemesanan ORI027 dengan target Rp25 triliun (hingga 13 Februari, pemesanan baru mencapai 67% dari target).
Jumat, 21 Februari 2025
- Global:
- Data inflasi Jepang, Malaysia, dan Italia.
- HCOB Manufacturing & Services PMI Zona Euro, Prancis, dan Jerman.
- HSBC Manufacturing & Services PMI India.
- S&P Global Manufacturing & Services PMI Inggris dan AS.
- Penjualan rumah eksisting AS.
Berita Terkait
-
Utang Pemerintah Tembus Rp 3.310 Triliun, Ini Biang Keroknya
-
Prabowo Gendong Utang Luar Negeri Indonesia Rp 6.924 Triliun
-
Jelang Ramadan, Harga Bawang Merah dan Cabai Rawit Merah Masih Tinggi
-
Survei BI: Harga Penjualan Rumah Turun 15,09 Persen, Ini Biang Keroknya
-
Survei BI, Kinerja Penjualan Eceran Januari Terkontraksi
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis
-
Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi
-
Kenaikan Ongkos Kirim di Marketplace Tak Bisa Dibendung
-
Rupiah Masih Melemah, Bank Mulai Jual Dolar AS di kisaran Rp17.700
-
Viral Video Menkeu Bagi-bagi Dana Hibah di Tiktok, BRI Klarifikasi: HOAKS!
-
PT Pertamina Training and Consulting Gelar RUPS Tahun Buku 2025, Bertransformasi di Tengah Fluktuasi
-
Purbaya Hapus Kebijakan Tax Amnesty Sri Mulyani, Bahaya untuk Pegawai Pajak
-
Cara Membuat QRIS All Payment untuk UMKM: Syarat, Biaya, dan Keuntungannya
-
Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?
-
Purbaya Larang DJP Umumkan Kebijakan Pajak: Sudah Berkali-kali Meresahkan