Suara.com - PT Kacamatamoo Sukses International meraih pendanaan sebagai modal kerja sebanyak USD 1 juta dari PT Sahabat Kacamatamoo Indonesia. Pendanaan itu akan digunakan untuk membuka ratusan outlet.
Atas pendanaan itu, Kacamatamoo berencana untuk membuka 100 gerai optik hingga akhir 2025. Kekinian, Kacamatamoo telah memiliki 50 di wilayah Jabodetabek.
Direktur Utama PT Kacamatamoo Sukses International Michael Oktowinadi mengatakan, perusahaan siap menggandakan jumlah gerainya dalam satu tahun ke depan dengan ekspansi ke kota-kota strategis seperti Surabaya,Semarang, Yogyakarta, dan Cirebon.
"Kami melihat potensi besar di luar Jabodetabek, khususnya di kota-kota sentral Pulau Jawa.Dengan dukungan investasi ini, kami semakin yakin dapat menghadirkan layanan optik berkualitas yang mudah diakses masyarakat luas," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (18/2/2025).
Industri kacamata di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti terbatasnya pilihan merek optik modern dengan harga terjangkau, rendahnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan mata, serta kesulitan dalam mendapatkan kacamata berkualitas.
Menanggapi tantangan tersebut, Kacamatamoo hadir dengan berbagai pilihan produk yang dapat dijangkau oleh berbagai kalangan.
Selain berfokus pada upaya peningkatan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan mata, Kacamatamoo juga terus memperkenalkan produk-produk berkualitas tinggi yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Kami melihat Kacamatamoo sebagai brand dengan model bisnis yang kuat dan strategi ekspansi yang jelas. Dengan pertumbuhan pesat dan tingginya permintaan kacamata, kami yakin pendanaan ini akan membantu Kacamatamoo mempercepat ekspansinya dan memperkuat posisinya sebagai pemimpin di industri ini," ujar Olivia Michele, Direktur Utama PT Sahabat Kacamatamoo Indonesia.
Kacamatamoo memiliki visi untuk menjadi merek kacamata yang paling dikenal dan terpercaya di Indonesia dan Asia. Dengan memanfaatkan teknologi, pencitraan merek yang kuat, serta pengalaman pelanggan yang modern, Kacamatamoo berambisi untuk merevolusi industri optik.
Baca Juga: LDS Group Mau Ekspansi Bisnis ke Surabaya dan Bali
"Dari sisi branding, kami mengutamakan citra yang bersahabat, lebih terbuka dan tidak kaku. Strategi ini memungkinkan kami untuk berkomunikasi secara lebih efektif dengan pelanggan melalui pesan ritel yang santai dan mudah dipahami," ujar Michael
Ke depan, Kacamatamoo juga tidak menutup kemungkinan untuk menggalang dana lebih besar melalui pasar modal dengan skema initial public offering (IPO).
“IPO adalah opsi yang sangat atraktif. Saat ini, tim manajemen sedang mempersiapkan strategi dan momentum yang tepat untuk mengambil langkah tersebut," tambah Michael.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
Terkini
-
BPS Catatkan Pulau Jawa Sumbang 57,24 Persen PDB Indonesia Triwulan I 2026
-
Dasco Akan Perjuangkan Buruh, Petani, Nelayan, Dapat Bagian 3 Juta Rumah Layak
-
Baru Satu Sesi IHSG, Saham BBRI Sudah Diborong Investor Hingga Rp259 Miliar
-
Apa Bedanya BLT Kesra dan BLT Dana Desa? Ini Perbandingan Sumber Dana, Besaran, dan Penerimanya
-
Faktor Pendorong Saham BBRI Meroket Hari Ini, 3 Analis Berikan Target Harga
-
Agus Gumiwang dan Purbaya Bahas Insentif Motor dan Mobil Listrik, Ini Dampaknya
-
Jangan Diabaikan! Ini Alasan Karyawan Harus Punya BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan
-
Sektor Pertambangan hingga Listrik Melemah, Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Terkontraksi 0,77%
-
Produksi Migas Capai 956 MBOEPD, Kinerja Pertamina Hulu Energi di Awal 2026 Tetap Terjaga
-
Rupiah Keok ke Rp17.410, Subsidi Energi Jebol Rp118 Triliun