Suara.com - Presiden Prabowo Subianto memberikan kado yang besar bagi Badan Pengelola Investasi (BP) Daya Anagata Nusantara (Danantara) setelah diresmikan. Salah satunya, dana jumbo hasil efisiensi anggaran senilai Rp300 triliun, yang akan dikelola BP Danantara.
Menurut dia, dengan kehadiran Danantara ini bisa menimalisir adanya kebocoran anggaran dari kebijakan-kebijakan pemerintah.
"Kami berhasil mengamankan lebih dari Rp 300 triliun, hampir US$ 20 miliar dalam bentuk tabungan negara, dana yang sebelumnya terhambat oleh inefisiensi, korupsi, dan belanja-belanja yang kurang tepat sasaran," ujar Prabowo saat peluncuran Danantara di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/7/2025).
Prabowo menyebut, dana yang diberikan oleh Danantara ini akan digunakan untuk investasi proyek-proyek strategis nasional.
"Kini dana tersebut akan dialokasikan untuk dikelola Danantara Indonesia, diinvestasikan dalam 20 atau lebih proyek-proyek nasional, sebagai bagian dari industrialisasi kita dan hilirisasi kita," jelas dia.
Prabowo menyebut, proyek infratruktur yang diinisiasi pemerintah sangat memberikan efek berganda bagi ekonomi masyarakat.
"Kita tidak mau lagi menjual sumber alam kita murah. Kita tidak mau jadi sumber raw material bagi bangsa lain. Kita bertekad ingin menjadi negara maju!," tegasnya.
Danantara nantinya bertugas mengelola dividen dan aset milik perusahaan pelat merah atau BUMN. Setidaknya, total dividen hingga aset BUMN mencapai Rp15.000 triliun.
Danantara dikomandoi oleh tiga orang petinggi. Yaitu Kepala atau CEO Danantara, Direktur Operasional, dan Direktur Investasi. Kepala Danantara akan membawahi Holding operasional dan Direktur Inveasi.
Baca Juga: Prabowo Tunjuk Rosan Roeslani Jadi Kepala Danantara
Dalam foto yang beredar, CEO Danantara diduduki oleh Rosan P Roeslani yang kekinian menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirasi/Kepala BKPM. Dalam peresmian ini, Rosan pun ikut mendampingi Presiden Prabowo.
Kemudian, Direktur Operasional yang mengkomandoi Holding Operasional dipegang oleh Donny Oskaria yang kekinian masih sebagai Wakil Menteri BUMN.
Lalu Direktur Investasi yang membawahi holding investasi dipegang oleh Pandu Sjahrir yang merupakan keponakan Luhut Binsar Pandjaitan.
Selain itu, ada Dewan Pengawas yang akan memlototi kinerja dari Danantara tersebut, yaitu terdiri dari Ketua Dewan Pengawas, Wakil Dewan Pengawasan, serta dewan pengawas.
Ketua Dewan Pengawas akan diisi oleh Menteri BUMN dan Wakil Dewan Pengawas Danantara direncanakan diisi oleh Muliaman D Hadad, serta barisan dewan pengawas diisi oleh KPK, Kejaksaan Agung, BPK dan BPKP serta PPATK.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI