Suara.com - Perusahaan Agensi asal Malaysia, Invictus Blue mulai ekspansi bisnis ke Pasar Indonesia. Perusahaan menargetkan menjadi pemain utama di industri media dan komunikasi di Indonesia.
Business Director Invictus Blue Indonesia, Erick Ko menjelaskan, perusahaan akan menggunakan kecerdasan buatan atau AI untuk mengatasi tantangan di lanskap media modern.
"Invictus Blue akan mendefinisikan ulang strategi media untuk memastikan kesuksesan brand di ekosistem digital yang semakin kompetitif," ujarnya seperti dikutip, Sabtu (1/3/2025).
Sebagai bagian dari ekspansi ini, Invictus Blue akan memanfaatkan pengalaman dan keahliannya dalam menawarkan solusi kreatif berbasis data.
Perusahaan juga berkomitmen untuk membantu bisnis di Indonesia dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada di lanskap media yang berkembang pesat.
Selain itu, perusahaan berencana menjalin kemitraan kuat dengan pemangku kepentingan lokal dan regional guna menyediakan solusi yang terukur bagi bisnis di Indonesia.
Sementara, CEO Invictus Blue, Jo Yau menjelaskan, Masuknya perusahaan ke pasar Indonesia bukan sekadar untuk memperluas bisnis, tetapi juga untuk membangun kemitraan, memahami dinamika pasar lokal, dan menciptakan produk lebih berdampak.
"Dengan mengembangkan talenta dan mendorong kolaborasi, kami berkomitmen untuk menghadirkan solusi inovatif dan berorientasi pada hasil bagi klien kami," ucap dia.
Dengan ekspansi ini, Invictus Blue siap membawa keahlian dan komitmennya terhadap keunggulan ke pasar baru, memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri media dan komunikasi regional.
Baca Juga: Intip Cara Telkom Perkuat Ekosistem AI melalui IndigoHub dan IndigoSpace
Ekspansi ke Indonesia ini dilakukan di tengah komitmen Invictus Blue untuk terus memprioritaskan ketangguhan dan inovasi dalam menghadapi tren industri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April
-
WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit
-
Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini
-
Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global
-
Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah
-
Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi
-
Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta
-
ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok
-
Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT
-
Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM