Suara.com - PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) menggandeng perbankan dan agen properti untuk menumbuhkan industri properti. Dua pihak itu diyakini jadi garda terdepan di industri properti.
Direktur Utama APLN, Bacelius Ruru mengatakan perbankan dan agen telah menjadi bagian penting dari rantai bisnis perusahaan.
"Perbankan dan agent telah bersama mengarungi pasang surut industri properti nasional hingga bisa bertahan sampai sekarang," ujarnya di Jakarta, seperti dikutip Senin (3/3/2025).
Ruru menjelaskan, selama puluhan tahun, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) telah menjadi andalan utama masyarakat untuk membeli properti.
Data Uang Beredar Bank Indonesia menunjukkan pada Januari 2025 total penyaluran kredit properti mencapai Rp1.410,8 triliun. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp 796,6 triliun (56,5 persen) merupakan skema KPR dan KPA.
Menurut Ruru, dominasi kontribusi KPR dan KPA sebagai skema yang paling banyak dipilih masyarakat tak lepas dari peran penting perbankan dan agent. Perbankan mampu menyuguhkan berbagai kemudahan dan fasilitas yang menguntungkan konsumen.
Di saat yang sama, para agen juga berperan menjalin kerjasama dengan lembaga pembiayaan sekaligus berinteraksi langsung untuk mengedukasi konsumen.
Stimulus fiskal yang diberikan pemerintah maupun kelonggaran moneter yang disiapkan oleh Bank Indonesia juga mampu mendorong dan mempertahankan daya beli masyarakat terhadap properti.
Berbagai insentif seperti Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN-DTP), rencana pembebasan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta era suku bunga rendah turut menciptakan gairah terhadap industri properti pasca pandemi.
Baca Juga: Program Perbaikan Rumah Tingkatkan Standar Hidup Masyarakat
Ruru optimis, sektor properti akan tumbuh dan berperan besar dalam ekonomi nasional jika seluruh sinergi strategis dan berbagai stimulus ini mampu dipertahankan.
"Banyak pakar memprediksi tahun 2025 penjualan properti akan tumbuh di atas 2 persen dan ini sangat masuk akal. Oleh karena itulah, hari ini kami di sini hadir untuk memantapkan sinergi dengan perbankan dan agent yang selama ini telah menjadi garda terdepan kekuatan industri properti tanah air," kata Ruru.
Dalam kesempatan ini APLN memberikan penghargaan kepada perbankan dan agen dalam acara Podomoro Harmony Award 2025 yang berlangsung pada 28 Februari 2025 di Senayan City Mall, Jakarta.
Acara ini merupakan ajang apresiasi yang pertama kali digelar Agung Podomoro untuk memperkokoh kolaborasi dengan perbankan dan agent yang merupakan garda terdepan eksternal dalam membangun kekuatan industri properti nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste