Suara.com - George Soros menjadi salah satu yang bakal membuat ekonomi Indonesia terguncang. Apalagi pria berusia 94 tahun ini dikenal sebagai spekulan ulung yang mampu mengguncang pasar uang negara-negara dengan keputusan investasinya.
Hal itu diungkapkan oleh investor kawakan Benny Batara atau Bennix. Dalam channel youtubenya dia mengungkapkan bahwa George Soros menjadi alarm bahaya buat Indonesia. Sebab, investor asing bisa menguasai ekonomi di Indonesia.
"Dia bisa mengontrol peristiwa yang terjadi di sebuah negara sesuai kehendak hati dia dan ini adalah warning buat pemerintahan Indonesia kenapa? Karena George Soros sudah melakukan gebrakan lagi di Indonesia jilid dua dia sudah mulai masuk perlahan-lahan siap untuk menghancurkan Indonesia," kata Bennix dalam chanel Youtubenya @bennix, ditulis Senin (10/2/2025).
Dia mengungkapkan George Soros jilid kedua ini mulai terlihat ketika beberapa perusahaan di Indonesia yang banyak dibeli oleh investor asing.
"Perusahaan Indonesia banyak dijual ke luar negeri, industri dijual ke luar negeri, realita aja harga barang murah market dibanting, ketika jatuh dibeli, sesimpel itu bisnis itu, very simple, makanya George Soros itu sangat ditakuti oleh negara-negara yang paham bagaimana cara permainannya," katanya.
Dia pun memberi contoh gerak-gerik George Soros yang masuk ke Thailand. Dan dalam waktu dekat akan masuk ke Indonesia pada tahun ini.
"Kemungkinan George Soros berhasil menghancurkan Indonesia di tahun 2025. Ingat ya George Soros itu selalu investor jangka panjang, dia rela masuk Thailand tunggu 4-5 tahun baru dia hancurkan itu negara, ambil duit dari situ, Indonesia pun dia sangat sabar," bebernya.
Apalagi, Soros disebut-sebut sebagai dalang di balik ambruknya mata uang Baht Thailand melalui aksi short-selling massive. Hal itu bisa terjadi ke Indonesia, terlebih mata uang Indonesia saat ini terus melemah.
"Rupiah saat ini per dollar sudah 16.500 sedikit lagi 16.700 sedikit lagi 17 ribu, bantai level psikologis kita lewatin di 17 ribu itu seperti krisis 1998," tandasnya.
Baca Juga: Berkah Ramadan: Modal Asing Banjiri Indonesia, Tembus Rp8,99 Triliun!
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS
-
Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik
-
Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah
-
Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya