Suara.com - Bank Aladin Syariah terus berupaya memperluas akses layanan keuangan syariah di Indonesia, kali ini melalui kerjasama strategis dengan Aksesmu, aplikasi belanja grosir untuk keperluan warung atau toko kelontong.
Kolaborasi ini memungkinkan para pengusaha warung dan toko kelontong untuk menikmati kemudahan layanan keuangan syariah digital yang terintegrasi dengan aktivitas bisnis mereka.
Aksesmu merupakan platform digital yang menyediakan solusi pengadaan barang bagi para pemilik warung dan toko kelontong.
Dengan bergabungnya Bank Aladin Syariah, pengguna Aksesmu kini dapat membuka rekening Bank Aladin Syariah dan menghubungkannya langsung dengan aplikasi Aksesmu.
"Kerjasama dengan Aksesmu merupakan langkah kolaborasi strategis Bank Aladin Syariah dalam memperluas inklusi keuangan syariah, khususnya bagi para pelaku UMKM di sektor ritel. Kami ingin semakin memudahkan akses layanan keuangan syariah yang terintegrasi dengan kebutuhan bisnis mereka." ujar Koko Tjatur Rachmadi, Presiden Direktur Bank Aladin Syariah ditulis Jumat (14/3/2025).
Melalui kolaborasi ini, pengguna Aksesmu dapat menikmati berbagai fitur dan manfaat, antara lain: kemudahan membuka rekening Bank Aladin Syariah langsung dari aplikasi Aksesmu, pemisahan rekening bisnis dan pribadi untuk pengelolaan keuangan yang lebih baik, akses berbagai fitur Aladin seperti transfer, pembayaran, dan top up saldo hingga promo menarik yang bisa didapatkan saat melakukan transaksi di Aksesmu menggunakan metode pembayaran Bank Aladin Syariah.
"Kami berharap kerjasama ini dapat membantu para pengusaha warung dan toko kelontong dalam mengembangkan dan memudahkan bisnis mereka. Dengan layanan keuangan syariah yang mudah diakses dengan fitur-fitur yang relevan, mereka dapat mengelola keuangan dengan lebih efisien, simpel dan meningkatkan produktivitas." tambah Koko.
“Kami terus berupaya memberikan layanan terbaik untuk pengguna. Penambahan Bank Aladin Syariah sebagai metode pembayaran baru yang menawarkan kenyamanan lebih, termasuk transaksi bebas biaya transfer antar bank dan penarikan uang melalui jaringan minimarket tanpa harus pergi ke bank.” kata Viendra Primadia, Managing Director Aksesmu.
Bank Aladin Syariah terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan keuangan syariah yang inklusif dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Baca Juga: Bank Aladin Syariah Raih IFN Best Digital Offering by an Islamic Bank in Indonesia 2024 di Dubai
Dengan menggandeng mitra strategis seperti Aksesmu, Bank Aladin Syariah berharap dapat semakin memberdayakan para pelaku UMKM, khususnya warung dan toko kelontong, agar mereka lebih mudah mengakses layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah.
Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis syariah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Banjir Bandang Susulan Terjang Agam, Kementerian PU Fokus Pulihkan Akses dan Air Bersih
-
IHSG Sesi I: Selangkah Lagi 9.000, Sektor Energi Pimpin Reli Penguatan
-
Cadangan Devisa Indonesia Meroket Tembus Rp2.629 Triliun di Akhir Tahun 2025
-
Insentif Rumah Diperpanjang Purbaya, Menperin Ungkap Efeknya Bagi Industri
-
Bangkrut, OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Suliki Gunung Mas
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
Rupiah Masih Lemas, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA
-
UU APBN 2026: Defisit Anggaran Dipatok 2,68% Tahun Ini
-
UU APBN 2026: Belanja Negara Tembus Rp 3.842 Triliun
-
UU APBN 2026 Akhirnya Terbit, Penerimaan Pajak Ditarget Rp 2.693 Triliun