Suara.com - PPM School of Management, yang dikenal sebagai salah satu pelopor pendidikan manajemen di Indonesia, mengawali tahun 2025 dengan kabar menggembirakan. Institusi ini berhasil meraih Akreditasi Unggul untuk Program Studi (Prodi) Akuntansi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA).
Pencapaian ini menegaskan posisi PPM School sebagai penyelenggara pendidikan tinggi yang berkomitmen menyediakan program studi berkualitas tinggi, khususnya dalam bidang akuntansi.
Akreditasi Unggul tersebut diberikan setelah melalui proses asesmen yang ketat oleh LAMEMBA. Proses ini menilai berbagai aspek penting dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, termasuk kualitas kurikulum, kompetensi dosen, keunggulan penelitian, serta dampak lulusan di dunia industri dan masyarakat.
Program Studi Akuntansi PPM School dinilai memenuhi standar tertinggi dengan menunjukkan keunggulan di beberapa indikator utama.
Salah satu faktor yang menjadi penilaian adalah kualitas tenaga pengajar. Dosen-dosen di Prodi Akuntansi PPM School terdiri dari akademisi dan praktisi yang memiliki sertifikasi internasional serta pengalaman luas di bidang akuntansi dan keuangan.
Selain itu, program ini juga didukung oleh jejaring industri yang kuat, termasuk kolaborasi dengan berbagai perusahaan nasional dan multinasional. Hal ini memberikan peluang magang dan program mentoring bagi mahasiswa, sehingga mereka dapat memperoleh pengalaman praktis selama masa studi.
Keunggulan lain yang diakui adalah kontribusi Prodi Akuntansi dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. Riset-riset yang dihasilkan tidak hanya relevan dengan perkembangan industri, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia bisnis.
Hal ini sejalan dengan visi PPM School untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.
Rektor PPM School of Management, AC Mahendra K. Datu, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan bagian dari visi jangka panjang institusi dalam membentuk pemimpin bisnis masa depan.
Baca Juga: 5 Software Akuntansi Berbasis Cloud, Dijamin Murah
“Kami percaya bahwa akuntansi bukan hanya tentang angka, tetapi juga tentang strategi dan kepemimpinan. Oleh karena itu, kami akan terus memperkuat pembelajaran berbasis praktik, kolaborasi dengan dunia industri, serta integrasi teknologi dalam setiap aspek pendidikan,” ujarnya.
Dengan meraih Akreditasi Unggul, Prodi Akuntansi PPM School semakin memperkuat posisinya sebagai pilihan utama bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan karier di bidang akuntansi, keuangan, dan bisnis. Saat ini, Prodi Akuntansi PPM School termasuk dalam daftar 58 program studi sarjana akuntansi di Indonesia yang meraih peringkat akreditasi Unggul dari LAMEMBA, dari total 290 program studi sejenis di Tanah Air.
Ketua Program Studi Akuntansi PPM School of Management, Martdian Ratnasari, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini.
“Kami sangat bangga dan bersyukur atas predikat Unggul yang diberikan oleh LAMEMBA. Pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras para dosen, mahasiswa, alumni, serta dukungan dari industri dan mitra strategis kami. Ke depan, kami akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas akademik agar lulusan kami semakin siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.
Sebagai salah satu institusi pendidikan bisnis tertua dan terkemuka di Indonesia, PPM School of Management memiliki sejarah panjang dalam membentuk profesional di bidang bisnis dan manajemen. Dengan pengalaman lebih dari 50 tahun, PPM School telah melahirkan ribuan lulusan yang berkontribusi di berbagai sektor industri.
Akreditasi Unggul ini semakin memperkuat komitmen PPM School untuk menjaga standar akademik yang tinggi dan menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten dalam bidang akuntansi, tetapi juga memiliki wawasan manajerial dan kepemimpinan yang kuat.
Berita Terkait
-
BRI-MI Tebar Kebaikan Ramadan, Salurkan Santunan untuk 50 Anak Yatim!
-
Manajemen OVT Tengah Malam: Ketika Pikiran Jadi Pesta dan Kita Tak Diundang
-
David Bayu: Musik Indonesia Udah Keren, Nggak Seru Kalau Sistemnya Belum Bikin Nyaman
-
Yoo Seung Ho Resmi Teken Kontrak dengan Agensi Son Ho Jun, Agensi 333
-
5 Software Akuntansi Berbasis Cloud, Dijamin Murah
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Emiten Komponen Otomotif RI Bidik Pasar Ekspor Timur Tengah
-
Alasan Stok BBM Shell Masih Kosong: ESDM Belum Terbitkan Rekomendasi Impor
-
21 Hunian Sementara Jadi Titik Awal Warga Aceh Bangkit Pascabencana
-
IHSG Ditutup Tersungkur 2,08 Persen, 673 Saham Merosot
-
Bye-bye Impor! SPBU Swasta Mulai Antre Borong Solar Pertamina
-
Heboh 'Whip Pink' Makan Korban, Mendag Budi Turun Tangan
-
Rupiah Kian Loyo di Rp16.876, Imbas Sentimen Domestik dan Downgrade Moodys
-
Purbaya Bocorkan Tugas Juda Agung, Wamenkeu Baru Pengganti Ponakan Prabowo
-
Pemerintah Catat Belanja Nasional Capai Rp 393,78 T Sepanjang 2025
-
Purbaya Klaim Indonesia Masih Mampu Bayar Utang Meski Rating Moody's Negatif