Presiden Prabowo menegaskan sektor pertanian sangat penting bagi keamanan negara.
"Pangan adalah yang paling utama. Harga saham boleh naik turun, tapi jika pangan aman, negara juga aman,” tegasnya.
Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa dirinya terus memantau harga pangan di pasar.
Meskipun harga cabai rawit sempat mengalami kenaikan, ia memastikan bahwa harga tersebut kini mulai turun. Atas pencapaian ini, Presiden Prabowo mengapresiasi seluruh pihak yang bekerja keras di sektor pertanian.
Meski demikian, ia meminta para menterinya agar tidak menyepelekan soal pasokan pangan menjelang Lebaran 2025.
Prabowo mengingatkan, Indonesia merupakan negara terbesar keempat se-dunia. Menurut dia, masyarakat merasa khawatir lantaran Indonesia kerap impor pasokan pangan. Prabowo lantas turut menjamin harga pangan masih cenderung stabil.
Kita selalu khawatir kita harus impor. Saya monitor, harga-harga sampai hari ini terkendali," tegas Prabowo.
Di satu sisi, ia mengakui harga cabai rawit sempat naik beberapa waktu lalu. Akan tetapi, harga cabai rawit diklaim telah menurun. Sembari bercanda, Prabowo lantas meminta agar tak mengonsumsi cabai terlalu banyak.
"Mungkin harga cabai rawit naik beberapa saat lalu. Sekarang sudah mulai turun, tapi saran saya jangan terlalu makan pedas. Dulu waktu muda saya sering makan pedas," tuturnya.
Baca Juga: Ramai Aksi Tolak RUU TNI, Publik Tagih Janji Kiky Saputri yang Ngaku Berjuang dari Dalam
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Raksasa Ritel Jepang Perluas Ekspansi di RI, Incar Kawasan Pinggiran
-
Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Proyek Kilang RDMP Balikpapan Habiskan 115 Ribu Ton Semen
-
Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare
-
BCA Digital Bagikan Strategi Resolusi Finansial 2026
-
Harga Emas Antam di Level Rp2,88 Juta per Gram pada Sabtu
-
Laka Kerja di PLTU Sukabangun Memakan Korban, Manajemen Audit Seluruh Mitra
-
Benarkah MBG Bebani Anggaran Pendidikan?