Suara.com - Sebagai tindak lanjut dari pertemuan awal kerjasama antara Provinsi Maluku Utara dan CONTAINDER, Gubernur Sherly memimpin langsung proses penimbangan dan pengiriman sampah plastik sebagai penanda mulai berjalannya program bersih sampah plastik sesuai janjinya kepada masyarakat di Kota Ternate
Sampah plastik yang terkumpul di Kota Ternate berjumlah 300 kg, dan apabila digabungkan dengan yang terkumpul dari kabupaten lain di Malut, totalnya mencapai hingga 13 ton per bulan.
Sampah yang terkumpul ini kemudian akan diekspor dan dijual ke pembeli di luar Malut, dan menjadi sumber penghasilan untuk masyarakat.
Chicko Mole, anak muda berbakat yang kini menjabat sebagai Field Manager CONTAINDER Maluku Utara, memimpin langsung proses pengumpulan dan penimbangan sampah tersebut, bersama dengan Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara.
Dalam kegiatan ini, Chicko menjelaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan program.
“Keterlibatan langsung masyarakat dalam kegiatan ini membuktikan bahwa kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga lingkungan. Ekonomi sirkular yang diterapkan akan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjaga kebersihan lingkungan,” tegas Chicko ditulis Senin (24/3/2025).
Sementara itu, Gubernur Maluku Utara dalam pernyataannya menyampaikan apresiasi terhadap semangat dan partisipasi masyarakat dalam mendukung program ini.
“Kami sangat bangga dengan semangat masyarakat Maluku Utara dalam mendukung kebersihan dan keindahan daerah kita. Sampah yang biasanya dianggap sebagai masalah, kini bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi warga. Mari terus berkolaborasi dan berinovasi agar visi Maluku Utara yang bersih, indah, dan sejahtera bisa terwujud secara nyata,” ujar Sherly.
Founder sekaligus CEO CONTAINDER Billy Mambrasar, menegaskan bahwa mereka akan terus meningkatkan kapasitas pengolahan sampah, termasuk pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung proses pemilahan dan pengolahan yang lebih efektif dan efisien.
"Kami optimistis, program ini akan membawa perubahan nyata di Maluku Utara. Dengan dukungan penuh dari Ibu Gubernur dan partisipasi masyarakat yang semakin meningkat, kami yakin provinsi ini bisa menjadi contoh nasional dalam pengelolaan sampah secara terintegrasi," tutup Billy.
Dengan semakin besarnya dukungan berbagai pihak, Maluku Utara diharapkan segera menjadi daerah percontohan dalam mewujudkan lingkungan bersih melalui konsep ekonomi sirkular dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Sampah plastik telah menjadi isu global yang mendesak, mengancam ekosistem dan kesehatan manusia. Produksi plastik yang terus meningkat, ditambah dengan pengelolaan sampah yang buruk, menyebabkan penumpukan limbah plastik yang mencemari lingkungan.
Laut menjadi korban utama. Jutaan ton sampah plastik berakhir di lautan setiap tahun, mencemari habitat laut, menjerat hewan, dan terurai menjadi mikroplastik yang mencemari rantai makanan.
Dampaknya tidak hanya terbatas pada lingkungan, tetapi juga kesehatan manusia. Mikroplastik telah ditemukan dalam air minum, makanan laut, dan bahkan udara yang kita hirup, menimbulkan potensi risiko kesehatan jangka panjang. Pentingnya mengurangi produksi plastik sekali pakai tidak bisa diabaikan.
Penggunaan botol minum isi ulang, tas belanja kain, dan wadah makanan yang dapat digunakan kembali adalah langkah sederhana namun efektif.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
Terkini
-
1 Tahun Danantara Indonesia, Pegadaian Dukung Pemerintah Perkuat Fondasi Masa Depan Generasi Bangsa
-
Gaji Anggota DPR Dipotong, Menteri dan Stafsus Tak Terima Gaji: Cara Pakistan Atas Krisis Energi
-
Pertamina Sebut Dua Kapalnya Masih Terjebak di Selat Hormuz, Gimana Kondisinya?
-
Pengemudi Ojol Bersyukur Besaran BHR Naik dari Tahun Lalu
-
37 Bandara InJourney Beroperasi 24 Jam Selama Mudik
-
Pemerintah Mulai Bangkitkan Bisnis UMKM Pascabanjir Aceh
-
Gegara Perang, Zulhas Klaim RI Kebanjiran Order Pupuk Urea dari Negara Lain
-
Jelang Mudik, Brantas Abipraya Tuntaskan Proyek JLS Lot 3 Serang-Sumbersih di Blitar
-
Sahur Jadi Waktu Primetime Belanja Online Warga RI
-
Purbaya Curhat Dimaki Warga TikTok Imbas Rupiah Anjlok