Lalu, cara mendapatkan kode referral OVO terbaru tanpa syarat harus dilakukan adalah memiliku akunnya tersebut.
Selain itu, Untuk top up OVO, Anda bisa melakukan kode referral OVO terbaru tanpa syarat melalui berbagai metode seperti transfer bank (BCA, Mandiri, BRI, dll), aplikasi OVO, atau di gerai seperti Indomaret dan Alfamart.
Berikut adalah beberapa cara top up OVO:
Melalui Transfer Bank:
BCA:
Pilih menu transfer BCA ke OVO.
Masukkan kode transfer BCA ke OVO (39358) diikuti nomor HP OVO Anda.
Contoh: 3935808123456789.
Mandiri:
Pilih menu transfer Mandiri ke OVO.
Masukkan kode OVO untuk Bank Mandiri (60001).
BRI:
Baca Juga: Cara Transfer OVO ke DANA, Anti Ribet!
Pilih menu transfer BRI ke OVO.
Masukkan kode OVO untuk Bank BRI.
Melalui Aplikasi OVO:
Buka aplikasi OVO dan pilih menu "Top Up".
Pilih metode top up yang diinginkan (e.g., transfer bank, kartu kredit/debit).
Melalui Gerai:
Indomaret:
Buka aplikasi OVO dan pilih menu "Top Up".
Pilih "Indomaret" sebagai metode top up.
Ikuti instruksi di aplikasi dan lakukan pembayaran di kasir Indomaret.
Alfamart:
Buka aplikasi OVO dan pilih menu "Top Up".
Pilih "Alfamart" sebagai metode top up.
Ikuti instruksi di aplikasi dan lakukan pembayaran di kasir Alfamart.
Sebagai informasi, kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital pada Februari 2025 tetap tumbuh didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal. Dari sisi transaksi, pembayaran digital mencapai 3,38 miliar transaksi atau tumbuh 31,21% (yoy) pada Februari 2025 yang didukung oleh seluruh komponennya.
Volume transaksi pada aplikasi mobile dan volume transaksi pada internet terus meningkat masing-masing tumbuh sebesar 32,22% (yoy) dan 16,51% (yoy) pada Februari 2025. Volume transaksi nilai besar yang diproses melalui BI-RTGS meningkat sebesar 4,66% (yoy) menjadi 807,18 ribu transaksi dengan nilai Rp14.749,90 triliun pada Februari 2025.
Dari sisi pengelolaan uang Rupiah, Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) tumbuh 9,79% (yoy) menjadi Rp1.112,22 triliun pada Februari 2025. Stabilitas sistem pembayaran tetap terjaga, ditopang oleh infrastruktur yang stabil dan struktur industri yang sehat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik