Suara.com - Aplikasi dompet digital bisa menjadi salah satu cara membeli token listrik. Di antara beberapa dompet elektronik yang bisa digunakan adalah DANA.
Aplikasi DANA memudahkan pengguna melakukan pembelian token listrik dengan cepat dan praktis tanpa harus pergi ke toko.
Salah satu fitur yang ditawarkan adalah pembelian token listrik prabayar, yang memudahkan pelanggan PLN untuk mengisi daya listrik mereka tanpa harus ke merchant fisik.
DANA telah menjadi salah satu pilihan utama bagi banyak pengguna di Indonesia karena kemudahan akses dan berbagai fitur yang ditawarkan.
Mengutip laman dana.id, berikut ini langkah-langkah membeli token listrik menggunakan aplikasi DANA dan beberapa informasi penting yang perlu diketahui.
Persiapan membeli token listrik
Sebelum memulai proses pembelian token listrik melalui DANA, pastikan telah menyiapkan beberapa hal berikut:
1. Aplikasi DANA
Pastikan calon pengguna mengunduh dan menginstal aplikasi DANA di smartphone. Aplikasi ini tersedia di Google Play Store dan Apple App Store.
Baca Juga: Link Saldo DANA Kaget Gratis Terbaru 25 Maret 2025, Klaim untuk THR Tambahan!
2. Akun DANA
Jika belum memiliki akun, maka harus mendaftar dan melakukan verifikasi untuk dapat menggunakan semua fitur yang tersedia.
3. Saldo DANA
Pastikan saldo di akun DANA mencukupi untuk membeli token listrik. Pengguna bisa menambah saldo dengan cara transfer dari rekening bank atau menggunakan metode isi ulang lainnya.
Langkah-langkah membeli token di DANA
4. Buka aplikasi DANA
Setelah aplikasi terbuka, pengguna akan langsung diarahkan ke halaman utama. Pastikan sudah login ke akun DANA.
5. Pilih menu listrik
Di halaman utama, cari dan pilih menu “Listrik”. Menu ini biasanya ada di deretan menu utama atau di bagian fitur yang populer.
6. Pilih tipe layanan
Setelah memasuki menu listrik, pengguna akan melihat beberapa pilihan. Pastikan memilih "Prabayar" untuk melakukan pembelian token listrik.
7. Masukkan nomor meter PLN
Selanjutnya, pengguna perlu memasukkan nomor meter PLN yang terdaftar. Pastikan nomor yang dimasukkan benar agar token yang dibeli sesuai dengan akun listrik.
8. Pilih jumlah atau nominal pembelian
Setelah nomor meter dimasukkan, pengguna akan diminta untuk memilih nominal token listrik yang ingin dibeli. DANA biasanya menyediakan beberapa pilihan nominal, seperti Rp20.000, Rp50.000, Rp 100.000 dan lainnya.
9. Verifikasi pembelian
Setelah menentukan jumlah, pengguna akan melihat detail pembelian. Pastikan semua informasi yang tertera sudah benar.
10. Konfirmasi pembayaran
Jika semuanya sudah sesuai, lanjutkan dengan mengklik tombol “Beli” atau “Bayar”. Aplikasi DANA akan memproses transaksi.
11. Menerima token listrik
Setelah transaksi berhasil, pengguna akan menerima token listrik berupa kombinasi angka yang dapat digunakan untuk mengisi daya listrik.
Token ini akan muncul di layar dan juga dikirimkan melalui notifikasi dalam aplikasi. Pastikan untuk mencatat atau menyimpan token ini dengan baik.
Tentang DANA
Aplikasi DANA menjadi salah satu dompet digital terdepan yang menawarkan berbagai kemudahan dalam mengelola transaksi sehari-hari.
Walaupun sudah populer hingga dipakai ratusan pengguna di Indonesia.
DANA merupakan dompet digital terkemuka di Indonesia yang mendukung transaksi non-tunai dan non-kartu secara digital, baik untuk penggunaan online maupun offline.
Aplikasi ini menyediakan berbagai layanan seperti uang elektronik, transfer dana, dan fitur tambahan lainnya.
Sebagai platform resmi yang berada di bawah pengawasan Bank Indonesia, DANA menerapkan konsep open platform yang dapat digunakan dengan berbagai aplikasi dan gerai, baik daring maupun konvensional, serta dikembangkan oleh perusahaan startup yang sah secara hukum di Indonesia.
Saat ini, DANA telah menjadi salah satu aplikasi dompet digital terfavorit di Indonesia, dengan jutaan pengguna aktif yang rutin memanfaatkannya untuk transaksi sehari-hari.
Aplikasi ini telah diunduh oleh jutaan orang di seluruh tanah air, mencerminkan tingkat kepercayaan dan popularitasnya di kalangan masyarakat.
DANA menawarkan berbagai fitur inovatif yang mempermudah proses transaksi digital, menjadikannya pilihan utama bagi banyak pengguna di Indonesia.
Berita Terkait
-
DPRD DIY Protes Dana Desa Dipangkas untuk Koperasi Merah Putih, Infrastruktur Desa Terancam
-
Ekonom Bank Mandiri Sebut Perpanjangan Dana SAL Rp200 Triliun Positif Buat Himbara
-
LPDP Masih Hitung Nilai Pengembalian Dana Beasiswa Alumni AP Suami Dwi Sasetyaningtyas
-
Tradisi Berbagi THR Mulai Geser ke Ranah Digital
-
PDIP Ungkap Sumber Dana MBG, Sebut Diambil dari Anggaran Pendidikan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
RI Boncos! Ini Alasan AS Tetapkan Tarif 104 Persen Produk Panel Surya Indonesia
-
Optimalkan Jualan Online, UMKM Kue Kering Alami Lonjakan Pesanan hingga 100% Jelang Lebaran
-
Harga Emas 27 Februari 2026 di Pegadaian Stabil, Saatnya Beli?
-
Dividen TLKM Bakal Lebih Besar dari Tahun Lalu, Kapan Cair?
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%