Suara.com - PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) menyiapkan gerbang tol yang bisa dimanfaatkan para pemudik untuk top up hingga cek saldo e-toll. Kekinian, top up hingga cek saldo e-toll bisa langsung di jalur antrean.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi antrean panjang di gerbang tol, serta memastikan proses transaksi berjalan lancar dan efisien.
Direktur Utama PT JMTO, Yoga Tri Anggoro, menjelaskan bahwa layanan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan kenyamanan dan efisiensi bagi pengguna jalan tol.
"Kami menyiapkan layanan pengecekan saldo dan top-up di gerbang tol untuk memastikan proses transaksi tetap lancar, tanpa antrean panjang. Inovasi yang kami hadirkan adalah bentuk dedikasi kami terhadap kenyamanan dan keamanan pengguna jalan, termasuk layanan pengisian saldo e-toll cepat melalui aplikasi Travoy, sebagai bagian dari komitmen JMTO menghadirkan pengalaman mudik yang aman dan nyaman," ujar Yoga seperti dikutip, Jumat (28/3/2025).
Layanan ini dilaksanakan oleh petugas JMTO apabila terdapat potensi antrean panjang kendaraan di jalur transaksi gerbang tol. Petugas akan melakukan pengecekan kartu e-toll untuk mendapatkan informasi saldo dan besaran tarif tol yang akan dikenakan. Jika saldo mencukupi, kartu dikembalikan untuk digunakan saat transaksi.
Namun jika saldo kurang dan pengguna memiliki kartu e-toll mandiri, maka petugas akan membantu proses top-up melalui aplikasi Travoy. Pengguna cukup memindai QR code yang disediakan untuk melakukan pembayaran, dan saldo akan langsung masuk tanpa menunggu lama.
Untuk kartu selain e-toll mandiri, petugas khusus top-up saldo telah disiapkan untuk melayani pengguna jalan dikondisi Layanan Operasional Lebaran 2025 ini. Langkah ini diharapkan mampu mencegah antrean panjang yang kerap terjadi akibat pengisian saldo mendadak di gerbang tol.
Selain layanan pengecekan saldo, JMTO juga melakukan berbagai upaya tambahan dalam mendukung kelancaran transaksi di gerbang tol selama arus mudik.
Di antaranya adalah penambahan personil di lapangan, pengoperasian mobile reader, serta penyediaan titik layanan top-up uang elektronik. Distribusi kartu perdana uang elektronik juga dilakukan untuk membantu pengguna jalan dalam mempersiapkan perjalanan.
Baca Juga: Kondisi Lalin Padat, Kecelakaan Beruntun Sempat Terjadi di Jalan Tol Layang MBZ Pagi Ini
Informasi layanan dan kondisi lalu lintas disampaikan melalui papan Dynamic Message Sign (DMS) agar pengguna jalan dapat mengambil keputusan perjalanan secara lebih baik dan tepat waktu.
Dengan penerapan teknologi serta layanan proaktif di lapangan, JMTO berharap seluruh pengguna jalan tol dapat menikmati perjalanan mudik yang lebih lancar, aman, dan nyaman. Upaya ini juga bertujuan untuk mengurangi kesalahpahaman yang mungkin timbul saat proses transaksi, terutama anggapan adanya pemotongan saldo dua kali.
Perlu ditegaskan bahwa pengecekan saldo oleh petugas JMTO tidak akan memotong saldo pengguna. Saldo hanya akan berkurang apabila pengguna benar-benar melakukan transaksi pembayaran tol di gerbang.
PT JMTO mengimbau pengguna jalan untuk selalu mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memeriksa saldo e-toll sebelum perjalanan, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, serta menggunakan aplikasi Travoy untuk memantau informasi lalu lintas dan layanan di jalan tol.
Sementara, diskon tarif tol sebesar 20 persen yang berlaku mulai 25 Maret 2025 di sejumlah ruas tol khususnya gerbang tol Kalikangkung untuk arus mudik, serta di Cikampek Utama untuk arus balik, diproyeksikan akan meningkatkan volume kendaraan secara signifikan.
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, antrean panjang di gerbang tol seringkali disebabkan oleh saldo e-toll yang tidak mencukupi saat transaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026
-
Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi
-
BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik
-
Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan
-
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM