Suara.com - PLN Indonesia Power Services menjadi motor penggerak keberlanjutan bisnis PLN Indonesia Power (PLN IP) sebagai Subholding Generation Company terbesar di Asia Tenggara.
Berorientasi pada pengembangan listrik masa depan, salah satu anak usaha PLN IP tersebut telah mengelola 60 pembangkit yang ada di dalam dan luar negeri.
Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra mengatakan, PLN Indonesia Power Services yang kini telah berusia 27 tahun menjadi anak usaha yang berperan dalam memberikan pelayanan pengelolaan pembangkit listrik, hal ini sesuai salah satu pelaksanaan pilar PT PLN (Persero) yaitu pengembangan bisnis diluar produksi listrik Beyond kWh.
"Selama hampir tiga dekade, PLN IP Services telah membuktikan peran strategisnya sebagai penyedia solusi energi terkemuka di Indonesia dan mendukung keberlanjutan bisnis PLN Indonesia Power sebagai Subholding Generation Company terbesar di Asia Tenggara," kata Edwin ditulis Kamis (17/4/2025).
Edwin melanjutkan, PLN Indonesia Power Services telah berpengalaman mengelola lebih dari 60 pembangkit baik thermal maupun non thermal di Indonesia dan di mancanegara. PLN IP Services pun terus berinovasi dalam menghadirkan layanan bernilai tambah.
Perusahaan juga memainkan peran penting dalam percepatan transisi energi menuju target Net Zero Emission pada 2060, sekaligus berkontribusi pada langkah besar PT PLN (Persero) untuk menjadi Top 500 Global Company dan perusahaan solusi energi pilihan pelanggan.
"Kegiatan bisnis PLN Indonesia Power Services ini sejalan dengan transformasi sektor ketenagalistrikan nasional," tutur Edwin.
Sementara itu, Direktur Utama PLN Indonesia Power Services Hari Cahyono menegaskan bahwa pengalaman hampir 30 tahun menjadi fondasi kuat dalam menyediakan layanan operation and maintenance (O&M) pembangkit listrik yang andal.
“Saat ini kami mengelola lebih dari 60 unit pembangkit, baik thermal maupun non-thermal, dengan fokus pada availability, reliability, quality, safety, dan performance,” ungkap Hari.
Baca Juga: Gunakan Sistem Digital, PLN IP Jaga Keandalan Pasokan Listrik Selama Libur Lebaran
Hari Cahyono juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pelanggan dan mitra kerja PLN IP Services, serta memberikan apresiasi atas kepercayaan yang telah diberikan.
“Kami ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan dan mitra kami atas dukungan dan kerjasama yang luar biasa selama ini. Tanpa mereka, pencapaian PLN IP Services selama 27 tahun ini tidak akan mungkin terwujud. Kami berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dan menjalin kerjasama yang lebih erat untuk masa depan yang lebih berkelanjutan,” tambah Hari.
Lebih lanjut, Hari menambahkan bahwa pencapaian tersebut tidak lepas dari dedikasi dan semangat lebih dari 4.750 pegawai yang terus bergerak maju, bersinergi, berinovasi, dan berkolaborasi demi menghadirkan layanan terbaik untuk negeri.
“Memasuki usia ke-27 tahun, PLN IP Services meneguhkan kembali komitmennya untuk memperkuat layanan inti, sekaligus mengembangkan solusi Beyond kWh. Hal ini menjadi bagian penting dalam mendukung PLN menjadi perusahaan energi global yang andal, hijau, dan berkelanjutan,” ucapnya.
PLN IP Services menghadirkan layanan Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) sebagai solusi pemeliharaan dan perbaikan menyeluruh untuk memastikan performa optimal pembangkit listrik.
Layanan MRO menjadi unggulan setelah O&M, dengan fokus pada efisiensi, keandalan, dan kualitas tinggi. Didukung SDM bersertifikasi internasional, teknologi modern serta standar global, MRO PLN IP Services mengedepankan 5 ON.
PLN IP Services juga telah dipercaya mendukung proyek internasional, salah satunya di Vietnam melalui kerja sama dengan EVN NPS untuk inspeksi turbin dan generator di TPP Nghi Son dan TPP Hai Phong. Selain Vietnam, layanan MRO juga telah menjangkau Malaysia dan Kamboja.
“Layanan ini menjadi bagian dari pengembangan Beyond kWh yang memperkuat posisi kami di pasar global,” ujar Direktur Utama PLN IP Services, Hari Cahyono.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
RI-India Mau Kembangkan Industri Logam
-
Nasib THR Ojol Akan Ditentukan Selasa Pekan Depan
-
MKBD Tembus Rp 1 Triliun, KISI Perkuat Fundamental di Tengah Persaingan Sekuritas
-
Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu
-
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?
-
Setoran Pajak Kripto Tembus Rp1,93 Triliun, PMK Baru Jadi Angin Segar Exchange Lokal
-
Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS