Suara.com - Gelaran Art Jakarta Gardens 2025 kembali menghadirkan pengalaman seni yang imersif dan penuh makna. Bertempat di Hutan Kota by Plataran pada tanggal 22–27 April 2025, edisi kali ini menampilkan sebuah instalasi seni interaktif karya seniman multi-disiplin, Abenk Alter, yang diberi judul “Flower for the Future”. Karya ini menjadi ruang refleksi sekaligus partisipasi, di mana pengunjung diajak menuliskan dan menanamkan harapan serta impian mereka untuk masa depan yang lebih baik.
“Flower for the Future” membangun narasi seputar perjalanan batin dan aspirasi kolektif masyarakat. Lewat perpaduan elemen visual, audio, dan partisipasi aktif dari pengunjung, karya ini menciptakan atmosfer kontemplatif yang mengajak kita untuk menyelaraskan diri dengan nilai-nilai seperti keberanian, optimisme, dan keyakinan akan masa depan. Dalam keheningan dan keindahan alam kota, setiap pengunjung diajak meresapi makna dari impian yang ingin diwujudkan, baik untuk diri sendiri maupun komunitas yang lebih luas.
Instalasi ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Bibit Tumbuh Bersama (Bibit.id) dan Stockbit sebagai Lead Partner Art Jakarta Gardens 2025. Kolaborasi ini selaras dengan misi yang mereka usung, yaitu “Building Future Wealth”, sebuah ajakan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan sebagai fondasi untuk masa depan yang lebih indah dan terarah.
William, perwakilan dari tim PR & Corporate Communication perusahaan, menyampaikan bahwa karya ini juga menjadi simbol bagaimana investasi bisa dimaknai sebagai proses jangka panjang yang penuh refleksi dan tujuan.
“Instalasi ini mengajak kita semua untuk tidak hanya memikirkan masa depan secara rasional, tetapi juga dengan harapan dan hati. Setiap impian tentang keuangan pribadi bisa ditanamkan di sini, bersama impian masyarakat secara keseluruhan,” ujar William.
Karya ini merupakan pengembangan dari proyek seni Abenk pada tahun 2019. Dalam edisi terbarunya, Abenk menggandeng kolaborator lintas disiplin seperti GuD RND, guna menyuarakan semangat kolaborasi lintas latar belakang untuk menciptakan karya yang inklusif dan inspiratif.
“Saya ingin menciptakan ruang yang mendorong kolaborasi lintas bidang dan membawa pesan positif bagi masyarakat. Kolaborasi ini memperkuat energi kolektif itu,” tutur Abenk Alter.
Pada tahun 2024, Bibit menerima dua penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai fintech terbaik dalam distribusi Surat Berharga Negara (SBN) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk kategori teknologi finansial dan perdagangan elektronik. Penghargaan ini menambah deretan prestasi serupa yang telah diraih sejak 2022.
Sementara itu, Stockbit mencatatkan kinerja luar biasa sebagai perusahaan sekuritas dengan volume transaksi tertinggi di Indonesia selama periode Januari–Maret 2025, dengan total lebih dari 15 juta transaksi dalam tiga bulan tersebut.
Baca Juga: LG Batalkan Investasi Baterai EV di Indonesia Senilai Rp130 Triliun
“Baik seni maupun investasi sama-sama membutuhkan konsistensi, dedikasi, dan keberanian. Keduanya mengajarkan kita bahwa hasil yang indah membutuhkan proses yang tidak instan,” tutup William. ***
Berita Terkait
-
Rosan Roeslani Umumkan Investasi Triwulan I 2025 Capai 24,4 Persen dari Target, Senilai Rp465,2 T
-
Diisi Tokoh Top Dunia! Danantara Masih Mandul, Tajinya Belum Terlihat
-
BRI-MI Perkuat Sinergi dengan Mitra di Tengah Kompetisi Pasar Modal yang Ketat
-
Ormas 'Obok-obok' Proyek Pabrik BYD, BKPM: Ini Citra Buruk, Indonesia Seolah Jadi Sarang Preman
-
LG Batal Investasi Rp130 T Gara-gara Kebijakan RUU TNI, Adik Kandung Prabowo Bungkam
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Bukan Sekadar Bisnis, Hilirisasi Tambang Itu Amanah dan Bentuk Syukur
-
Mayoritas Pekerja RI Tak Punya Slip Gaji, Mimpi Punya Rumah Masih Jadi Barang Mewah?
-
BPJS Ketenagakerjaan dan DJP Jakarta Barat Perkuat Kolaborasi Pengawasan Pajak dan Iuran Perusahaan
-
Cadangan Devisa Mengkerut untuk Stabilkan Rupiah
-
Harga Minyak Masih Tinggi, Brent dan WTI Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah
-
Harga Dolar AS Dijual Rp17,000 di Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BCA
-
Emas Antam Fluktuatif, Hari Ini Merosot Jadi Rp 3.024.000/Gram
-
Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.920
-
Dampak Perang AS-Iran, Mendag: Bahan Baku Impor Bisa Ikut Tersendat
-
IHSG Merah Lagi di Pembukaan Pagi Ini ke Level 7.699