Dikutip via CinTelegraph, pandangan Arthur Hayes dan analis lainnya mengenai potensi kenaikan harga Bitcoin di atas $100.000 dan bahkan $132.000 pada tahun 2025 tentu menarik bagi para investor. Namun, penting untuk melakukan riset dan analisis sendiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Peluang untuk membeli Bitcoin di bawah level $100.000 mungkin memang semakin menipis jika teori mengenai dampak buyback obligasi AS terbukti benar. Namun, risiko investasi di aset kripto tetap tinggi. Investor harus mempertimbangkan toleransi risiko mereka dan hanya menginvestasikan dana yang siap mereka hilangkan.
Pantau terus perkembangan kebijakan moneter AS, sentimen pasar, dan adopsi institusional untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai potensi pergerakan harga Bitcoin di masa depan. Apakah ini benar-benar "kesempatan terakhir"? Waktu yang akan menjawab.
Desclaimer: Redaksi hanya menyajikan data dan pendapat. Investasi saham dan kripto memiliki risiko kerugian. Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Lakukan riset dan analisis mendalam sebelum berinvestasi.
Tag
Berita Terkait
-
PTPP Lunasi Utang Obligasi III Tahap II dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap II
-
Harga Bitcoin Stabil di Tengah Tekanan Geopolitik dan Optimisme Baru dari Kebijakan AS
-
Ramai Gangguan Sistem AWS, Pemilik Bitcoin di Indodax Dipastikan Aman
-
CTO Indodax Sebut Bitcoin Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang di Tengah Krisis Global
-
Emas dan Bitcoin Banyak Diborong Imbas Ketegangan Perang Dagang AS vs China
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas
-
Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048
-
Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara
-
Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya
-
Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO
-
Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela
-
Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang
-
Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi
-
Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap
-
Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik