Meski sebagian besar korban mulai pulih, kasus ini memicu evaluasi mendalam terhadap kualitas dan pengawasan makanan yang diberikan dalam program MBG.
Kasus Keracunan Sebelumnya yang Viral
Sebelum peristiwa di Bombana dan Cianjur, serangkaian insiden keracunan massal lainnya juga terjadi di berbagai daerah Indonesia, menambah panjang daftar masalah yang dihadapi oleh program MBG. Di bawah ini adalah beberapa kasus yang terjadi sebelumnya:
1. Keracunan di Sukoharjo
Pada Januari 2025, di Sukoharjo, Jawa Tengah, 40 siswa SDN 3 Dukuh mengalami pusing dan muntah-muntah setelah menyantap hidangan MBG. Pihak Puskesmas Sukoharjo Kota menyatakan bahwa penyebab keracunan ini adalah ayam yang kurang matang.
2. Keracunan di Pandeglang
Kasus serupa terjadi di Pandeglang, Jawa Barat, di SDN 2 Alaswangi, yang melibatkan 40 siswa. Gejala keracunan mulai muncul pada sore hari setelah konsumsi makanan, dengan beberapa siswa mengalami sakit perut yang membutuhkan perawatan medis.
3. Keracunan di Batang
Pada 18 April 2025, 60 siswa SDN Proyonanggan 5 Batang mengalami gejala mual dan sakit perut setelah mengonsumsi menu MBG. Makanan yang disajikan diduga tidak segar, dan pihak sekolah segera melakukan evaluasi terhadap makanan yang diberikan.
Baca Juga: Taj Yasin Minta Jaga Kualitas Makanan Program MBG: Bukan Sekadar Bagi-bagi Makan!
4. Keracunan di Waingapu
Di Waingapu, Sumba Timur, 29 siswa SD Katolik Andaluri juga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu MBG, yang mereka katakan terasa basi dan tidak enak. Pihak kepolisian dan Puskesmas Waingapu segera turun tangan untuk memberikan pertolongan pertama.
Berapa Total Korban Keracunan yang Diduga Akibat Program MBG?
Berdasarkan sejumlah laporan dari berbagai daerah, total korban keracunan akibat program MBG di Indonesia pada tahun 2025 mencapai angka yang cukup signifikan.
Secara keseluruhan, jika ditotal, jumlah korban keracunan akibat program MBG mencapai lebih dari 200 orang hingga saat ini.
Kasus-kasus ini mengindikasikan perlunya perbaikan sistem pengawasan dan pelaksanaan program MBG di masa mendatang, agar insiden serupa tidak terulang dan program yang bertujuan baik ini dapat mencapai tujuannya dengan aman.
Berita Terkait
-
Puluhan Siswa Keracunan Lagi, Puan Maharani Desak Pemerintah Evaluasi Total Program MBG
-
Puan Minta MBG Dievaluasi Usai Ada Siswa Keracunan Lagi, Kepala BGN: Saran yang Baik
-
Proyek Ambisius, Eksekusi Amburadul: Mengulik Kontroversi Program Makan Bergizi Gratis
-
Update Terkini Kasus Keracunan MBG di Cianjur, Polisi Periksa 10 Orang
-
Keracunan MBG di Cianjur, Kepala BGN Turun Tangan, Janjikan Perbaikan Sistem
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
BRI Siapkan Layanan Perbankan Selama Libur Lebaran 2026, 186 Kantor Cabang Tetap Beroperasi
-
1 Tahun Danantara Indonesia, PLN Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Negeri
-
Energi Ramadan Penuh Harapan, Pertamina Salurkan Santunan bagi 29.000 Anak Yatim
-
Pasokan Energi Ramadan-Idulfitri Aman, Kementerian ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026
-
Tembus 1.134 Konsultasi, Posko THR Kemnaker Kini Layani Pengaduan Pekerja
-
Hutama Karya Jamin Jalur TarutungSibolga Siap Dilalui Pemudik
-
Meski Kuota Penuh, Masyarakat Masih Punya Kesempatan Daftar Mudik Motor Gratis
-
Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II