Perjalanan Pi Network dibagi menjadi beberapa fase.
Saat ini, proyek ini telah memasuki fase Open Mainnet pada Februari 2025, sebuah tonggak penting yang memungkinkan Pi Coin diperdagangkan di bursa kripto dan digunakan dalam aplikasi terdesentralisasi (dApps) di ekosistem Pi.
Peluncuran Mainnet ini menjadi krusial untuk membuktikan legitimasi dan potensi jangka panjang Pi Network.
3. Potensi dan Tantangan
Meskipun menawarkan konsep yang menarik dan basis pengguna yang besar, Pi Network juga menghadapi sejumlah tantangan signifikan:
4. Nilai dan Likuiditas:
Sebagai aset kripto yang relatif baru, nilai Pi Coin masih sangat fluktuatif dan likuiditasnya belum mapan seperti Bitcoin.
Adopsi oleh pedagang dan integrasi ke dalam berbagai layanan akan menjadi kunci untuk meningkatkan nilai dan kegunaannya.
5. Desentralisasi:
Baca Juga: Masih Dibanderol USD0,6, Analis Proyeksikan Harga Pi Network Bisa Naik di Tanggal Ini
Meskipun bertujuan untuk menjadi terdesentralisasi, kontrol utama atas proyek saat ini masih berada di tangan tim pengembang.
Transisi menuju desentralisasi penuh akan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan dan keamanan jaringan.
6. Transparansi:
Beberapa pihak mempertanyakan tingkat transparansi Pi Network, terutama terkait dengan kode sumber dan mekanisme distribusi token secara keseluruhan.
Kejelasan yang lebih besar akan membantu meredakan keraguan dan membangun kepercayaan komunitas.
Persaingan: Pasar kripto sangat kompetitif.
Pi Network harus mampu menunjukkan keunggulan dan inovasi yang berkelanjutan untuk dapat bersaing dengan ribuan proyek kripto lainnya, termasuk para pemain besar seperti Bitcoin yang telah memiliki jaringan, infrastruktur, dan adopsi yang luas.
Tag
Berita Terkait
-
Masih Dibanderol USD0,6, Analis Proyeksikan Harga Pi Network Bisa Naik di Tanggal Ini
-
Meski Harganya Anjlok, Pendiri Pi Network Justru Masuk dalam Deretan Milarder
-
Pi Network dan Pi Coin Mencuri Perhatian Lagi, Intip Fakta-Fakta Uniknya
-
Profil Pencipta Pi Coin atau Pi Network, Pesaing Baru Ethereum?
-
Pengamat Bocorkan Strategi Rahasia Pi Network Menjelang Consensus 2025
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Bos Danantara Rosan Bocorkan Pembahasan RI dengan MSCI
-
IHSG Berpotensi Rebound, Ini Saham yang Bisa Dicermati Investor Pekan Depan
-
Pengamat: Menhan Offside Bicara Perombakan Direksi Himbara
-
AEI Ingatkan Reformasi Pasar Modal RI Jangan Bebani Emiten
-
Bongkar Muat Kapal Molor hingga 6 Hari, Biaya Logistik Kian Mahal
-
Strategi Pemerintah-OJK Berantas Praktik Saham Gorengan
-
Geger Platform Emas Digital Gagal Bayar Nasabah Gegara Aksi Tarik Dana Massal
-
FOMC 2026: The Fed Tahan Suku Bunga, Bitcoin Amblas ke Level 70.000 Dolar
-
Purbaya Sebut Pihak BEI Temui MSCI Senin, Jamin Pemerintah Tak Ikut Intervensi
-
Seloroh Purbaya Minta Ditraktir Prabowo Jika Ekonomi RI Tembus 6 Persen