Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), terus menanjak naik pada pembukaan perdagangan, Senin, 5 Mei 2025. IHSG dibuka naik ke level 6.844
Mengutip data RTI Business, pada pukul 09.05 WIB, IHSG terus meroket menguat menuju level 6.845, atau naik 29,42 poin atau 0,43 persen.
Pada perdagangan di waktu itu, sebanyak 1,83 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp935,2 miliar, serta frekuensi sebanyak 98.027 kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 273 saham bergerak naik, sedangkan 154 saham mengalami penurunan, dan 193 saham tidak mengalami pergerakan.
Di perdagangan hari ini, beberapa saham yang mengalami kenaikan sebagai penggerak IHSG diantaranya, JATI, DWGL, MBMA, JAWA, BCAP, PACK, MINA, EMTK, BRPT, CNMA, BREN, CUAN.
Sementara, saham-saham yang alami jeblok pada perdagangan hari ini diantaranya, SNLK, LEAD, SPTO, HILL, KRYA, NCKL, UNTD, NAIK, KETR, CENT, TOWR.
Proyeksi Hari Ini
IHSG terus menunjukkan kekuatannya dan diperkirakan akan melanjutkan tren penguatan dalam beberapa waktu ke depan.
Sentimen positif dari pasar global, khususnya membaiknya hubungan dagang antara Amerika Serikat dan China, serta dukungan kuat dari investor asing menjadi bahan bakar utama di balik pergerakan positif IHSG belakangan ini.
Baca Juga: IHSG Terus Unjuk Gigi, Diproyeksikan Bisa Menguat Hari Ini
Pada perdagangan Jumat lalu, IHSG ditutup menguat sebesar 0,72 persen dan mencatatkan aksi beli bersih asing (net foreign buy) senilai sekitar Rp204 miliar. Saham-saham seperti ANTM, BBCA, BMRI, TLKM, dan TPIA menjadi incaran utama investor asing, mencerminkan kepercayaan terhadap prospek pasar domestik.
Menurut Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, sinyal positif dari pasar global serta aliran dana asing yang terus masuk menjadi indikasi kuat bahwa IHSG masih memiliki ruang untuk menguat.
"Kami melihat peluang IHSG untuk terus unjuk gigi dan bertahan di zona hijau masih terbuka lebar, didukung oleh membaiknya sentimen global serta partisipasi aktif investor asing," ungkap Fanny riset hariannya, yang dikutip Senin (5/5/2025).
Lebih lanjut, Fanny menjelaskan bahwa perkembangan terbaru di panggung global telah meredakan kekhawatiran investor. Di Wall Street, tiga indeks utama kompak ditutup menguat pada Jumat, 2 Mei 2025 waktu setempat.
Dow Jones Industrial Average melonjak 1,39 persen, S&P 500 naik 1,47 persen, dan Nasdaq menguat 1,51 persen. Penguatan tersebut didorong oleh data ketenagakerjaan AS yang lebih baik dari ekspektasi serta tanda-tanda meredanya ketegangan dagang antara AS dan China.
China dikabarkan sedang mengevaluasi tawaran dari AS untuk kembali membuka pembicaraan dagang, setelah Presiden AS Donald Trump melakukan pembalikan sebagian tarif impor. Langkah ini memberikan angin segar di tengah ketidakpastian ekonomi global yang selama ini menghantui investor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?
-
Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat
-
Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai
-
Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?
-
Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026