PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi yang pertama dari sektor perbankan yang mengumumkan dividen pada Senin (24/3/2025) lalu. BRI sepakat untuk membagikan dividen sebesar Rp 51,74 triliun. Dengan kepemilikan saham pemerintah sebesar 53,18%, maka sebagian besar dari dividen ini akan mengalir ke Danantara.
Selanjutnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyusul dengan mengumumkan pembagian dividennya kemarin. Berdasarkan pengumuman resmi, setoran dividen Bank Mandiri ke Danantara mencapai angka yang signifikan, yaitu Rp 23,66 triliun.
Terakhir, hari ini giliran PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang mengumumkan kontribusinya. BNI sepakat untuk menyalurkan dividen senilai Rp 8,37 triliun ke badan pengelola investasi negara, Danantara.
Deretan perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) sudah mengumumkan pembagian dividen dari laba tahun buku 2024. Dan, sejak perusahaan BUMN masuk ke dalam Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), maka dividen yang dikeluarkan oleh setiap BUMN dengan sendirinya akan masuk ke Danantara.
Kami mencatat dari tujuh BUMN besar yang akan dikelola Danantara, sudah ada empat yang membagikan dividen dari laba tahun lalu, di antara-nya MIND ID, Bank Mandiri, Bank BNI, dan Bank BRI.
MIND ID terbilang yang paling cepat melaporkan dividen senilai Rp11,2 triliun. Nilai tersebut seluruhnya masuk ke negara mengingat 100% kepemilikan saham perusahaan holding pertambangan mineral dan batu bara (minerba) ini punya pemerintah dan segera berganti kepemilikan di bawah Danantara atau PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), perusahaan induk (holding) operasional Danantara.
Sementara itu, dari bank Himbara dalam beberapa hari ini sudah kompak melaporkan pembagian dividen mereka.
Bank BRI mengumumkan dua hari lalu pada Senin (24/3/2025) sebanyak Rp51,74 triliun. Dari nominal itu, pemerintah mendapatkan porsi 53,18%.
Lalu diikuti Bank Mandiri pada kemarin telah mengumumkan dividen, dengan setoran dividen ke Danantara sebanyak Rp23,66 triliun dan Bank BNI pada hari ini sepakat memberikan dividen ke badan pengelola investasi negara ini senilai Rp8,37 triliun.
Baca Juga: Danantara dan Rp17 Ribu Triliun: Kekayaan Negara yang Tak Sampai ke Rakyat
Disclaimer: Informasi ini tidak ditujukan untuk mempengaruhi atau mengajak atau membeli saham tertentu, segala bentuk transaksi investasi merupakan tanggung jawab masing-masing)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi
-
Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain
-
LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas
-
BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya
-
Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina
-
Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan
-
Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG
-
Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi
-
OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI
-
Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah