Suara.com - Pi Network, proyek mata uang kripto yang unik dengan pendekatan penambangan melalui perangkat seluler, kembali mencatatkan perkembangan signifikan dalam ekosistemnya.
Banxa, penyedia layanan pembayaran kripto terkemuka yang sebelumnya sempat menghentikan sementara aktivitas perdagangan Pi, kini secara resmi mengantongi persetujuan Know Your Business (KYB). Langkah krusial ini membuka jalan bagi transaksi Pi Network untuk menjangkau lebih dari seratus negara di berbagai penjuru dunia.
Informasi mengenai persetujuan KYB Banxa ini pertama kali dibagikan oleh analis kripto terkemuka, Dr. Altcoin, dalam pembaruan terbarunya. Pengumuman ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan Pi Network, menandakan keseriusan proyek dalam memenuhi standar regulasi internasional dan memperluas adopsi globalnya.
Dengan diperolehnya lampu hijau KYB dari Banxa, pengguna Pi Network di berbagai negara kini memiliki opsi yang lebih terpercaya dan teregulasi untuk melakukan pembelian Pi menggunakan mata uang fiat secara langsung melalui platform Banxa.
Sebelumnya, sempat terjadi penangguhan sementara perdagangan Pi oleh Banxa, yang diyakini banyak pihak terkait dengan proses perolehan kepastian regulasi terkait prosedur KYB yang komprehensif. Persetujuan yang kini didapatkan mengindikasikan bahwa Banxa telah berhasil memenuhi persyaratan verifikasi bisnis yang ketat, sehingga memungkinkan mereka untuk kembali memfasilitasi transaksi Pi secara legal dan aman di berbagai yurisdiksi.
Lebih lanjut, sinyal positif bagi ekosistem Pi Network juga datang dari indikasi ketertarikan platform perdagangan kripto lainnya. Beberapa bursa aset digital terkemuka, seperti BitMart dan HTX, dilaporkan tengah dalam tahap pengajuan proses serupa untuk mendapatkan persetujuan KYB. Analis memprediksi bahwa kedua platform ini berpotensi mendapatkan lampu hijau dalam kurun waktu sepuluh hari mendatang. Perkembangan ini mengisyaratkan adanya peningkatan minat dan dukungan institusional yang signifikan terhadap proyek Pi Network, yang semakin memperkuat validitas dan potensi pertumbuhan jangka panjangnya.
Penting untuk dicatat bahwa persyaratan KYB ini secara khusus berlaku bagi entitas bisnis yang ingin memperdagangkan dan menggunakan token Pi dalam kapasitas komersial. Sementara itu, bagi pengguna individu yang berpartisipasi dalam transaksi peer-to-peer (P2P), proses verifikasi Know Your Customer (KYC) dan penggunaan dompet non-kustodian tetap menjadi persyaratan utama untuk memastikan keamanan dan kepatuhan dalam setiap transaksi.
Momentum Pemulihan Harga Pi: Menuju Target Psikologis $1?
Selain perkembangan positif dari sisi regulasi dan adopsi platform, Pi Network juga menunjukkan tren pemulihan harga yang menarik. Dalam kurun waktu 24 jam terakhir, nilai tukar token $PI tercatat mengalami kenaikan sebesar 2,5%, dan saat ini diperdagangkan di kisaran $0,60.
Baca Juga: Cara Aman Menjual Pi Coin: Panduan Lengkap untuk Pemula
Kenaikan ini terjadi di tengah tekanan jual yang sempat melanda pasar menyusul proses pembukaan token secara bertahap kepada para pionir Pi Network.
Namun, para analis memperkirakan bahwa tekanan jual ini akan cenderung mereda setelah pertengahan bulan Mei, seiring dengan melambatnya laju distribusi token baru ke pasar. Jika momentum pemulihan harga ini terus berlanjut dan mampu menembus level resistensi di angka $0,70, maka target jangka pendek menuju angka psikologis $1 semakin terbuka lebar. Pencapaian level $1 diyakini akan semakin memperkuat sentimen positif pasar terhadap prospek masa depan proyek Pi Network dan berpotensi menarik minat investor baru.
Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa investasi dan perdagangan aset kripto melibatkan risiko yang tinggi. Setiap keputusan investasi yang diambil oleh individu berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi yang tersedia sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang secara langsung bertanggung jawab atas potensi risiko investasi dalam aset kripto.
Oleh karena itu, para calon investor disarankan untuk melakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) dan memahami sepenuhnya risiko yang terlibat sebelum membuat keputusan investasi dalam Pi Network maupun aset kripto lainnya. Perkembangan persetujuan KYB Banxa menjadi langkah positif, namun volatilitas pasar kripto tetap menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan dengan matang.
Berita Terkait
-
Harga Pi Network Tiba-tiba Melejit 12 Persen, Ini Pendorongnya
-
Orang Berbondong-bondong Antre, Benarkah World App Bisa Menghasilkan Uang?
-
Investor Kawakan Robert Kiyosaki Sebut Bitcoin Lebih Berharga dari Emas Hingga Minyak
-
2 Alasan Harga Aset Kripto Pi Network Bisa Kembali Melonjak
-
Meski Harga Turun, Pi Network Masuk Deretan Aset Kripto dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen
-
Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?
-
Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI
-
Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF
-
BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat
-
30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat
-
Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat
-
Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025
-
Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah
-
Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan