Suara.com - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (AlamTri) menyetujui pengangkatan Garibaldi Thohir atau Boy Thohir menduduki jabatan sebagai Wakil Presiden Komisaris.
Sebelumnya, Boy Thohir tercatat sebagai Presiden Direktur perusahaan dengan kode saham ADRO itu.
"Para pemegang saham AlamTri menyetujui perubahan susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris AlamTri terhitung sejak ditutupnya RUPST AlamTri sampai dengan penutupan RUPS Tahunan AlamTri tahun 2028" tulis keterangan resmi Adaro, Selasa (3/6/2025).
Sementara itu, posisi Presiden Direktur saat ini dijabat oleh Iwan Dewono Budiyuwono, dengan dua nama direktur lain yakni M. Syah Indra Aman dan Lany Djuwita Wong.
Adapun jajaran dewan komisaris selain Boy Thohir ditempati oleh Edwin Soeryadjaya sebagai Presiden Komisaris, Christian Ariano Rachmat dan Arini Saraswaty Subianto sebagai Komisaris, serta Drs. Budi Bowoleksono dan Ir. Mohammad Effendi sebagai Komisaris Independen.
Selain perubahan jajaran direksi dan komisaris, para pemegang saham AlamTri juga menyetujui penetapan penggunaan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk AlamTri untuk tahun buku 2024, yaitu sebesar US$1.380.012.509.
Dari jumlah tersebut, sejumlah US$500.000.000 atau 36,23% dibagikan sebagai dividen tunai, di mana sebesarUS$200.000.000 telah dibagikan pada tanggal 15 Januari 2025 sebagai dividen tunai interim dan sisanya sebesar US$300.000.000 akan dibagikan sebagai dividen tunai final, serta sejumlah US$880.012.509 atau 63,77% dari laba bersih tersebut akan dimasukkan sebagai laba ditahan.
Boy Thohir, atau yang memiliki nama lengkap Garibaldi Thohir, adalah seorang tokoh pengusaha terkemuka di Indonesia.
Ia dikenal luas sebagai CEO dari PT Adaro Energy Tbk, salah satu perusahaan pertambangan batu bara terbesar di Indonesia.
Baca Juga: Boy Thohir Borong 46,8 Juta Lembar Saham MBMA
Namun, kiprahnya tidak hanya terbatas pada dunia bisnis, Boy Thohir juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan filantropi yang memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan bangsa.
Lahir dari keluarga pengusaha, Boy Thohir mewarisi jiwa entrepreneurship yang kuat. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Amerika Serikat, ia kembali ke Indonesia dan memulai karirnya di bidang keuangan.
Namun, tak lama kemudian, ia memilih untuk terjun ke sektor pertambangan, sebuah langkah yang terbukti sangat tepat.
Di bawah kepemimpinannya, Adaro Energy tumbuh pesat menjadi perusahaan energi yang terintegrasi dan memiliki reputasi internasional.
Kesuksesan Boy Thohir dalam dunia bisnis tidak membuatnya lupa akan tanggung jawab sosial. Ia dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui Yayasan Adaro, ia aktif memberikan beasiswa kepada pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu, membangun fasilitas kesehatan di daerah terpencil, serta mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat. Selain itu, Boy Thohir juga aktif dalam berbagai organisasi bisnis dan sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Optimisis, BCA Targetkan Penyaluran Kredit Tumbuh 10 Persen di 2026
-
2 Jenis Pangan Ini Harganya Bakal Meroket Jelang Ramadan
-
Harga Bawang Putih Naik, Mendagri Bunyikan Alarm Inflasi
-
Kuota BBM Pertalite Turun di 2026 Hanya 29,27 Juta KL
-
Mendagri Wanti-wanti Tingkat Inflasi, Harga yang Diatur Pemerintah Dilarang Naik
-
BPH Migas Klaim Hemat Rp4,98 Triliun Karena Subsidi Lebih Tepat Sasaran
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
BRI Tanggap Bencana Sumatera Pulihkan Sekolah di Aceh Tamiang Lewat Program Ini Sekolahku
-
Danantara Akan Atur Pemanfaatan Lahan yang Dirampas Satgas PKH dari 28 Perusahaan
-
Proyek Internet Rakyat Besutan Emiten Milik Hashim Mulai Uji Coba