Di sisi koin terdapat lima garis yang tersebar di empat titik berbeda, logo Perum Peruri, tulisan "50 g", serta nomor seri unik berjumlah lima digit yang membedakan tiap koin.
Koin ini menonjol dengan warna kuning keemasan khas emas dan desain bulat pipih yang sangat menarik perhatian.
Harga Koin Emas Soeharto
Meskipun nilai nominal koin emas ini hanya Rp850.000, harga jual di pasar koleksi jauh melambung.
Bahkan bisa mencapai Rp 85 juta hingga Rp90 juta per keping, tergantung kondisi fisik, kelengkapan sertifikat, dan kelangkaannya.
Dalam beberapa kasus langka, harga koin ini bisa menembus ratusan juta rupiah karena kandungan emas murni yang cukup berat yaitu 50 gram, dan produksi terbatas sehingga menjadi barang langka.
Selain itu, nilai sejarah yang tinggi semakin mendorong kenaikan harga jual koin ini.
Cara Aman Jual Beli Koin Emas Soeharto
Koleksi berharga seperti koin kuno sangat rawan dipalsukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Agar kamu tetap untung dan aman, simak beberapa tips penting berikut ini:
Baca Juga: 6 Cara Mengetahui Nilai Koin Kuno yang Benar, Cek Harga Lewat Online dan Offline
1. Cek Keaslian dan Kondisi Koin
Hal pertama yang harus kamu pastikan saat membeli atau menjual koin kuno adalah keasliannya.
Cermati detail pada desain koin dan pastikan kondisinya masih baik dengan sertifikat keaslian yang lengkap.
2. Gunakan Platform dan Komunitas Terpercaya
Jika kamu ingin menjual atau membeli secara online, pilih platform jual beli khusus numismatik atau marketplace yang punya reputasi bagus.
Selain itu, bergabung dengan komunitas kolektor bisa jadi cara cerdas untuk dapat informasi harga pasar terkini, rekomendasi penjual terpercaya, atau bertemu calon pembeli langsung.
Berita Terkait
-
6 Cara Mengetahui Nilai Koin Kuno yang Benar, Cek Harga Lewat Online dan Offline
-
6 Koleksi Koin Kuno Belanda yang Banyak Dicari, Harganya Sentuh Rp20 Juta
-
7 Tempat Jual Beli Koin Kuno Indonesia Terpercaya dengan Harga Bersaing
-
6 Koin Kuno Langka yang Dicari Kolektor Tahun 2025, Harganya Fantastis!
-
6 Cara Menjual Koin Kuno ke Kolektor Agar Dapat Harga Tinggi, Anti Rugi
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak
-
Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI
-
Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah
-
Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama
-
Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata
-
Concept Store Kopi Premium Dikenalkan ke Surabaya
-
Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan
-
Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026
-
UMKM Jadi Ujung Tombak Ekonomi Hijau ASEAN, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat
-
Dana Rp 3,01 T Kabur Dalam Sehari, Asing Ramai-Ramai Jual BBCA hingga BMRI